Warga Sekitar EPC-1 Keluhkan Tanggul Security Track

SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko

Bojonegoro- Warga desa ring 1 sumur minyak Banyuurip, Blok Cepu tepatnya di sekitar lokasi Well Pad C tak hanya mengeluhkan saluran air yang kurang maksimal, namun juga tanggul jalan security track sekitar sawah warga dinilai kurang tinggi. Akibatnya, ketika hujan turun air meluber ke sawah sekitar proyek Engineering Procurement and Construcktion (EPC)-1.

Warga RT/RW 33/07 Dukuh Temlokorejo, Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Sucipto, menyatakan, saat hujan turun deras tanggul saluran air itu tidak bisa menahannya, ini berakibat air yang meluber di sawah milik warga yang ada di sekitar proyek EPC-1 tersebut.

“Kalau saluran air dan tanggul itu tidak segera diperbaiki sawah saya yang digarap pak Saimo itu akan rusak, Mas. Karena, sering diterjang air hujan,” kata Sucipto, dijumpai di sekitar lokasi Well Pad C, Senin (17/12/2012).

Warga ring 1 itu berharap, pihak operator ladang migas Blok Cepu, Mobil Cepu Ltd (MCL)  maupun kontraktornya segera memperbaikinya. Agar keluhan yang dirasakan warga sekitar proyek bisa terkurangi.

Baca Juga :   Industri Migas di Tuban Harus Taat Peraturan

“Saya hanya memberikan masukan sebelum timbul gejolak bagi warga sekitar. Saya yakin, jika saluran air maupun tanggul itu diperbaiki air yang meluber ke sawah akan bisa terkurangi,” imbuhnya.

Dikonfirmasi terpisah, Comunnity Affairs PT Tripatra Engineers & Constructors, kontraktor proyek EPC-1, Budi Karyawan, mengatakan, akan segera melakukan pengecekan lokasi yang dikeluhkan warga tersebut.

“Nanti saya suruhnya team Tripatra lihat lokasinya biar bisa kita usulkan ke team konstruksi apa yang bisa kita kerjakan,” tegas Budi Karyawan. (sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *