SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Penimbunan solar bersubsidi masih marak ditemukan di Tuban, Jawa Timur. Menurut kesaksian beberapa warga, penimbunan solar bersubsidi ini lebih banyak diperuntukkan untuk kepentingan industri daripada kepentingan pertanian dan nelayan yang lebih membutuhkan, Sabtu (22/12/2012).
Informasi yang didapat menyebutkan, kebanyakan tempat penimbunan solar ini berada di tempat yang tersembunyi dan jauh dari jangkauan warga. Hingga saat ini, setidaknya ada tiga kecamatan yang terindikasi menjadi tempat penimbunan dari BBM bersubsidi. Yakni, di Kecamatan Bancar, Soko, dan Kecamatan Palang.
“Saya tahu ada di dekat tempat saya, tempat timbunan solar tersebut ternyata diperuntukkan untuk alat berat disana. Kabarnya mereka dapat harga lebih murah (subsidi),” ungkap Yanto (32), warga asal Bancar, Tuban.
Di kecamatan ini, dikabarkan solar-solar subsidi yang telah ditimbun tersebut diperuntukkan untuk alat berat yang beroperasi disana. Apalagi Bancar merupakan tempat industri yang menggunakan alat-alat berat dalam operasinya.
Kondisi sama juga ditemukan di Kecamatan Palang, Tuban. Kabarnya, solar-solar yang ditimbun di salah satu tempat yang dikelilingi dengan pagar. Solar disana dikabarkan diambil dari salah satu SPBU setempat. Padahal di SPBU tersebut selama ini dikenal sebagai tempat antrian bagi para nelayan untuk mengisi mesin perahunya.
“Modusnya, mereka menyuruh seseorang untuk mengantri solar seperti nelayan lainnya menggunakan jerigen,” ujar AT (36), warga setempat.
Hingga saat ini, warga belum tahu, untuk apa timbunan solar di tempat tersebut. Kondisi ini telah lama berlangsung sehingga pelakunya aman-aman saja menjalankan operasinya.
Sementara itu, di Kecamatan Soko, Tuban juga ditemukan tempat yang sama. Kabarnya beberapa kali tempat timbunan solar yang ada disana berpindah-pindah. Dimungkinkan untuk mengelabuhi keberadaan petugas ataupun amukan dari beberapa warga yang mulai geram.
“Tenpatnya, selalu berpindah-pindah, tapi disini dulu juga ada,” ujar seorang warga di Kecamatan Soko yang mengabarkan kepada SuaraBanyuurip.com.
Diketahui, baru-baru ini Mapolres Tuban menangkap dan menggagalkan satu truk tangki bermuatan solar dengan kapasitas 5 ton saat melintas di Kecamatan Soko. Dugaan sementara, solar tersebut berasal dari dua kecamatan di Tuban, yaitu Kecamatan Senori dan Kecamatan Parengan.
“Solar tersebut tidak disertai dengan ijin,” ujar Wakapolres Tuban Kompol Kuwadi kepada sejumlah wartawan. (edp)