SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, berharap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Bojonegoro Bangkit Sarana (BBS) bisa menggantikan Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ) sebagai Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS/K3S) untuk mengelola Lapangan Sukowati, Blok Tuban.
“Bupati Suyoto sudah mengirimkan surat kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk mengajukan PT BBS menggantikan JOB P-PEJ,” ujar Sekretaris Komisi B, Lasuri, kepada Suarabanyuurip.com, Rabu (4/5/2016).
Pengajuan ini dikirimkan dua tahun sebelum masa kontrak JOB P-PEJ habis pada 2018 mendatang. Meski demikian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro belum mendapat kepastian apakah JOB P-PEJ akan memperpanjang kontraknya atau tidak.
“Kita masih menunggu jawaban dari JOB P-PEJ,” tukasnya.
Sesuai perundang-undangan, daerah boleh mengajukan permohonan pengelolaan lapangan migas dua tahun sebelum masa kontrak K3S habis.
“Kita harus punya ekspektasi (Harapan) yang besar terhadap BUMD di Bojonegoro,” pungkasnya.
Saat ini, Lapangan Sukowati di Kabupaten Bojonegoro menghasilkan minyak 16.000 barrel per hari (Bph) baik dari Pad A maupun Pad B. Jumlah produksi ini sejak tiga tahun terakhir mengalami penurunan karena faktor alam. (Rien)