DPRD Lamongan Tak Berhemat

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Lamongan – Semangat hemat energi yang dicanangkan pemerintah, ternyata hanya dianggap retorika bagi DPRD Lamongan, Jawa Timur. Padahal sebagai wakil rakyat mereka seharusnya memberikan tauladan bagaimana hidup berhemat.

Pantauan SuaraBanyuurip.com, Kamis (3/01/2013), di sepanjang lorong yang menghubungkan ruang komisi, dan ruang rapat lampu penerangan di atas atap bangunan masih dibiarkan menyala. Padahal waktu sudah menunjukkan pukul 11.45 WIB.  Matahari juga  bersinar terik.

Begitu pula di ruang rapat Komisi C, dan Komisi D lampu di ruangan tersebut menyala terang benderang. Padahal di ruang tersebut kosong  melompong, dan tidak ada rapat.

“Siang begini kok lampu masih dibiarkan menyala. Ini jelas pemborosan. Padahal yang digunakan bayar listrik jelas uang rakyat, “ kata Achmad Abadi, warga Desa Plaosan, Kecamatan Babat, Lamongan yang kebetulan hendak bertemu dengan salah satu anggota dewan.

Seorang pegawai Sekretariat DPRD Lamongan mengatakan, lampu-lampu lorong tersebut biasanya dinyalakan jika ada rapat. “Ada rapat mas, jadi dibiarkan menyala,“ ujar pegawai yang tidak mau namanya ditulis.

Baca Juga :   Melalui IG, Sebut Bupati Anna Terlalu Fokus Bangun Jalan Telantarkan Pendidikan

Hari itu tidak ada kegiatan rapat. Kantor DPRD tampak lengang. Sebagian besar anggota dewan sudah pada pulang. (tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *