Dihempas Gelombang Kargo SG Terdampar

kargo

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Setelah Kamis (10/1/2013) kemarin, kapal tongkang pengangkut batu bara PT Semen Gresik (SG)Tbk terdampar, kali ini giliran kapal Kargo dengan nama Sunrise 18 pengangkut semen curah terdampar di Pantai Tanjung Awar-awar Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jatim. Kargo tersebut terdampar akibat terhempas gelombang besar dan menghantam batu karang.

Informasi dari nelayan dan warga sekitar, terdamparnya Kargo itu terjadi Jum’at (11/1/2013) sore kemarin, saat kapal sedang mengantri memuatan semen curah untuk dibawa keluar jawa. Namun karena cuaca esktrem di perairan sekitar pelabuhan SG, kargo tersebut terhempas gelombang laut setinggi hampir 6 meter hingga terdampar dibibir pantai.

“Kemarin sore, gelombangnya memang lebih besar dari biasanya. Bahkan percikan air mencapai hingga ketinggian diatas kargo itu,” kata Dasih (30), warga setempat menerangkan.

Warga menduga gelombang tinggi itulah yang menjadi pemicu terdamparnya kargo tersebut. Sebab beberapa warga mengaku sebelumnya melihat kapal mendekat di area pelabuhan PT SG dengan kondisi terombang- ambing ombak besar.

Baca Juga :   Petrokima Diperintah Beli Gabah Petani

“Tiba-tiba saja sore harinya kapal sudah terdampar diantara karang,” sahut Nur Khanafi (28), warga lain.

Hingga saat ini kapal masih berada di kawasan pantai setempat. Belum diketahui secara pasti apakah ada kerusakan sehingga kapal tersebut sampai terdampar. Sementara beberapa anak buah kapal (ABK) masih bertahan diatasnya dan belum turun.

Sebelumnya, kapal tongkang yang mengangkut batu bara untuk produksi semen di PT SG juga terdampak sampai dua hari akibat cuaca ekstrem diperairan tersebut.(edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *