SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban, Jatim berharap kepada semua perusahaan yang ada di Bumi Wali-sebutan lain Kabupaten Tuban- mau peduli dengan keberadaan korban banjir dengan memberikan bantuan maupun santunan.  Dengan begitu beban korban banjir dapat terkurangi.
Sebab Tuban termasuk salah satu wilayah yang menjadi langganan bencana tahunan, utamanya bencana banjir akibat meluapnya Sungai Bengawan Solo. “Kita memang tidak pernah mengharapkan ada bencana, tapi kita berharap perusahaan bersinergi dalam penanganan bencana,†ungkap Kepala BPBD Tuban, Joko Ludiyono, usai menerima bantuan 8000 paket sembako senilai Rp960 juta untuk para korban terdampak banjir dari PT Semen Indonesia (persero) Tbk dihalaman kantor Pemkab Tuban, Rabu, (16/1/2013).
Dengan berpartisipasinya pelaku usaha dalam penanganan bencana akan melahirkan komunikasi antara pelaku usaha dengan masyarakat. Sehingga dapat tercipta rasa saling mengerti mengenai kebutuhan masing-masing.
Data dari BPBD Tuban, awal Januari 2013 lalu banjir telah menggenangi sekitar 36 desa yang ada di Kecamatan Plumpang, Rengel, Soko, Widang, Parengan. Sebanyak sekira 1.724 kepala kluarga (KK) menderita kerugian. Banjir juga menggenangi jalan poros sepanjang 14.403 meter, jalan kabupaten 3.650 meter, serta jalan lingkungan sepanjang 11.254 meter.
Selain itu, banjir juga menggenangi 8 jembatan, 4 tempat ibadah, serta 14 sekolah. Terakhir, banjir sempat meluas dan menggenangi area persawahan sekira 2.199 hektar, lahan tegalan seluas sekira 142 hektar, tambak seluas sekira 149 hektar serta pekarangan milik warga dengan luas hingga 72 hektar.
“Untuk itu, dengan adanya Tuban menjadi langganan banjir serta bantuan ini bisa menjadi motivasi kepada beberapa perusahaan yang ada,†ujar kepala BPBD yang baru dilantik pada 11 Januari lalu.
Diketahui, PT Semen Gresik (PT SG) yang sejak tanggal 7 Januari lalu berganti nama menjadi PT Semen Indonesia (PT SI), memberikan bantuan berupa 12 ribu paket sembako atau senilai Rp1,5 milyar melalui program corporate social responsibility (CSR). Bantuan itu diberikan kepada korban banjir yang ada di Kabupaten Tuban, Lamongan dan Bojonegoro.
Untuk Tuban, bantuan diserahkan kepada BPBD Tuban sebanyak 8 ribu paket sembako dengan nilai sekitar 960 juta. Rencananya, bantuan akan disalurkan ke 5 kecamatan yang menjadi korban banjir dengan dibantu petugas dan tim dari BPBD Tuban. (edp)