SuaraBanyuurip.com – Ririn W
Bojonegoro- Unjuk rasa warga Desa Kalisumber, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, ring 1 sumur migas Tiung Biru (TBR), Blok Gundih yang dilakukan sejak Senin (14/1/2013) hingga kini belum ada titik temu. Merasa aspirasinya tak digubris mereka mengadukan masalahnya kepada Bupati Suyoto, saat acara Dialog Jumat di Pendapa Malowopati, Pemkab Bojonegoro, Jumat (18/1/2013).
Sebanyak 30 warga meminta kepada bupati agar Pertamina EP, operator sumur TBR, Â mengabulkan permintaan mereka. Sedangkan tuntutan yang mereka perjuangkan adalah kompensasi sebesar Rp500.000 per Kepala Keluarga (KK) setiap bulannya.
“Kami minta hal tersebut karena adanya suara bising akibat proyek di Tiung Biru, kalau malam susah tidur,”jelas Kepala Desa, M Yantoro.
Selain itu, warga menuntut keterlibatan truk tangki dari warga, dan kebutuhan air bersih yang hingga kini belum terealisasi. Mereka meminta ada kepastian atas tuntutan tersebut, karena hingga lima hari melakukan demo masih belum ada jawaban pasti dari Pertamina EP.
Sementara itu, Field Manager Pertamina EP Cepu, Wresniwiro, menyampaikan jika pihaknya tidak bisa memberikan kompensasi berupa uang, tapi berupa pemberdayaan masyarakat.
“Untuk pemberian kompensasi sudah diatur, dan tidak ada dalam SK,” tegasnya. (rien)