SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan – Meski masih banyak pelanggan yang mengeluhkan pelayanan, perusahaan daerah air minum (PDAM) Kabupaten Lamongan, Jawa Timur berencana memasang jaringan baru di Desa Moropelang, Kecamatan Babat. Penamabahan itu menyusul banyaknya permintaan masyarakat akan kebutuhan air PDAM.
Menurut petugas teknis PDAM Unit Moropleng, Edy, sudah ada 22 pendaftar jaring baru. Pendaftar terbanyak yaitu adalah warga Moropelang sebanyak 16 pendaftarm sedang 6 pendaftar lainnya tersebar di Desa Gembong hingga Kecamatan Pucuk.
“Pemasanganya baru kita mulai tiga hari lalu,†kata Edy kepada SuaraBanyuurip, Senin (21/1/2013).
Edy mengungkapkan, tenaga teknisi untuk Unit PDAM Moropelang ini sangat terbatas jika dibandingkan dengan cakupan wilayah yang meliputi sebagian Kecamatan Babat dan Pucuk. Sebab, selain menangani pembayaran, Unit PDAM Moropelang juga melakukan perbaikan dan pemasangan jaringan baru.
“Karena keterbatasan teknisi setiap harinya hanya bisa melayani 2-3 pemasangan jaringan baru. Untuk pemasangan PDAM baru, bea pemasangannya Rp1.800.000 hingga Rp2 juta,†ujar Edy menerangkan.
Dia menambahkan, PDAM unit Moropelang masih membuka pemasangan baru gelombang ke dua hingga akhir Januari 2013. Sekarang ini sudah ada 17 pendaftar.
“Bagi masyarakat yang membutuhkan segera mendaftar,†pesan Edy.
Sepertidiketahui, sebelumnya sejumlah pelanggan PDAM di Kecamatan Babat mengeluhkan pelayanan perusahaan plat merah ini. Sebab air diwilayah tersebut mati dan berwarna keruh. Selain itu, masyarakay yang telah mendaftar pemasangan jaringan baru sejak bulan Juni 2012 lalu, baru dipasang Januari 2013 ini. (tok)