SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy/Samian Sasongko
Bojonegoro – Negoisasi antara warga Desa Kalisumber, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur dengan Pertamina Eksplorasi dan Produksi (EP), pengelola lapangan migas Tiung Biru (TBR) yang sebelumnya berjalan alot mulai ada titik terang, Senin (21/1/2013). Dalam pertemuan itu muncul wacana pembentukan Komite Corporate Social Responsibility (CSR/tanggungjawab social perusahaan) atau Community Development (Comdev).
Wacana tersebut muncul setelah mulai ada titik temu dengan adanya usulan kompensasi berupa uang tunai digantikan kambing dari perwakilan warga.
“Saya sepakat seperti itu. Sebab di daerah lain juga ada mekanisme semacam itu,” ungkap Kapolres Bojonegoro AKBP, Rachmad Setiadji saat memediatori warga.
Kapolres menuturkan mekanisme tersebut juga ada di daerah ring 1 pengeboran lain. Misalnya, di Desa Campurejo, Kecamatan Kota, Kabupaten Bojonegoro, Blok Tuban.
“Masyarakat jangan hanya mau ikan saja tetapi juga kailnya,” ujar Rachmad.
Sementara itu, Asisten Manager Humas Pertamina EP, Habsari, mengatakan, kalaupun dirupakan kambing dimungkin bisa terpenuhi. Hanya saja, harus melalui kelompok, bukan setiap kepala keluarga (KK).
â€Disamping itu, komite harus dibentuk dulu,†kata Habsari menerangkan. (roz/sam)