SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Pertemuan antara warga Desa Kalisumber, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur dengan Pertamina Eksplorasi dan Produksi (EP) yang membahas keterlibatan mobil tanki untuk pengangkutan minyak mentah menemui jalan buntu, Senin (21/1/2013). Sebab Pertamina EP hanya mau melibatkan tiga mobil tanki milik warga. Sedangkan warga menginginkan delapan mobil milik mereka.
Akibat tarik ulur itu, pertemuan yang berlangsung di Balai Desa Kalisumber itu berjalan a lot. Sebab kedua belah pihak sama-sama ngotot mepertahankan pendapatnya masing-masing. Hingga pertemuan berlangsung berjam-jam belum juga dicapai kesepakatan.
Salah satu perwakilan warga Desa Tambakejo, Mayar, mengusulkan agar delapan mobil tangki milik warga tetap dilibatkan semua sesuai janji Pertamina EP yang sudah disepakati bersama pada pertemuan di pendopo Kecamatan Purwosari 2012 silam.
“Pertamina EP jangan ingkar janji. Karena, bukti kesepakatan itu sudah tertuang dalam surat pernyataan yang ditandatangani bersama dan diketahui Muspika Tambakrejo dan Purwosari,” ungkap Mayar dalam pertemuan Senin (21/1/2013).
Asisten Manager Humas Pertamina EP, Habsari, menjelaskan, Pertamian EP bukan bermaksud ingkar janji. Namun, semua itu harus disesuaikan dengan kondisi produksi sumur yang belum maksimal. Sehingga, belum bisa melibatkan delapan mobil tanki secara keseluruhan. Karena, sumur baru produksi sekira 150 barel.
“Insya Allah kalau 3-4 mobil tanki bisa diakomudir. Namun, sambil menunggu proses ijin pengangkutan warga pemilik mobil tanki untuk membuat surat pernyataan. Yang salah satu isinya adalah, jika dalam perjalanan pengangkutan minyak kecelakaan dijalan harus ditanggung pemilik mobil,” ungkap Hapsari dihadapan warga (21/1/2013).
Namun, pernyataan Pertamina itu ditolak warga. Bahkan warga mengancam, jika delapan mobil tanki milik warga tidak dilibatkan semua maka mobil milik Pertamina EP juga tidak boleh mengangkut sebelum ada kesepakatan yang jelas.
â€Kalau tidak bisa semua, ya Pertamina juga jangan mengangkut minyak dari sini,” timpal salah seorang warga Desa Kuniran, Kecamatan Purwosari, Bambang Ekmantoyo.
Pertemuan warga pemilik mobil tanki dengan Pertamina EP itu difasilitasi lansung Camat Tambakrejo, Andik Sujarwo, Muspika Purwosari dan Tambakrejo. Sedangkan dari perwakilan Pertamina EP, Humas Pertamina EP, Tiara, Asisten Manager humas Pertamina EP, Hapsari. Juga Kepala Desa Kalisumber dan perwakilan warga dari enam desa sekitar TBR. Yakni, dari desa Purwosari, Gapluk, Kuniran, Kecamatan Purwosari.
Kemudian, Desa Malingmati, Tambakrejo dan Kalisumber, Kecamatan Tambakrejo. Karena tidak tercapai kesepakatan, warga dari enam desa itu membuyarkan diri dan rencananya pertemuan dilanjutkan hari ini, Selasa (22/1/2013). (Sam)