MCL Akui Terkendala Pembebasan Tanah

SuaraBanyuurip.comRirin W

Bojonegoro – Vice President Mobil Cepu Ltd (MCL), Erwin Maryoto, menyatakan, pihaknya mengakui saat ini masih ada kendala masalah pembebasan lahan dalam proyek lapangan migas Banyuurip, Blok Cepu.

Menurut Erwin, kondisi tersebut terjadi dalam proyek Engineering, Procurement and Constructions (EPC)-1 sampai EPC-5. Diantaranya adalah masalah Tanah Kas Desa (TKD),  dan 5 persil tanah di lokasi.

“Dari lima persil tanah tersebut, dua diantaranya sudah bisa diselesaikan, sedangkan 3 persil lainnya belum terselesaikan yakni masalah harga dan sengketa,” tukas petinggi MCL yang dikenal ramah ini.

Baginya, meskipun pembebasan lahan masih menjadi kendala utama dalam pekerjaan di dalam proyek, perhatian kepada masyarakat tentu saja juga jangan dilupakan. Terlebih untuk keterlibatan konten lokal dalam masalah pekerjaan.

“Kami selalu berkoordinasi masalah tenaga kerja dengan Pemkab setempat, karena selain itu ada Corporate Social Responbility (CSR) yang disiapkan untuk kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.  

Terpisah, Bupati Suyoto, menyampaikan, sejak awal pemerintah mengharapkan kepada pihak MCL untuk  lebih intensif  melakukan komunikasi dengan masyarakat. “Harus diingat bahwa harapan masyarakat Bojonegoro kepada kegiatan migas ini sudah teramat tinggi sehingga sangat sensitif,” tegasnya.

Baca Juga :   Portacamp PDSI Langgar Perda Konten Lokal

Suyoto yang akrab disapa Kang Yoto menjelaskan, dampak kegiatan migas ini begitu luar biasa, dimana tanah yang selama ini menjadi tumpuan hidup harus digunakan untuk kegiatan eksplorasi migas. Sehingga mengakibatkan banyak masyarakat yang tidak memiliki pekerjaan.

“Selain itu harapan masyarakat kita sudah terlalu  tinggi, dan banyak masyarakat kita yang dilanda kebingungan, sehingga rentan terhadap masalah-masalah yang terjadi,” tandasnya.

Komunikasi  yang intensif sangat dibutuhkan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak terjadi masalah di lapangan. (rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *