SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Ratusan massa dari kader PDIP Tuban menuntut, Karjo, mundur dari Ketua DPC PDIP Tuban. Dia dinilai banyak melakukan kecurangan, dan otoriter dalam memimpin partai banteng bermoncong putih.
 “Arogansi Karjo harus dihentikan mulai saat ini,†ungkap koordinator aksi massa PDIP Tuban, Kusmen, kepada SuaraBanyuurip.com, Jumat (25/1/2013).
Menurutnya, saat ini berjalannya partai dengan logo moncong putih tersebut hanya dikuasai oleh beberapa gelintir orang, yaitu Karjo dan kawan-kawan. Sedang beberapa kader lain yang berpotensi, justru seolah tersingkir dan tidak mendapat ruang untuk berperan dalam partai, seperti dengan dicoretnya setidaknya lima orang kader terbaik dalam pemilihan legislatif 2014 mendatang.
“Kalau begini terus, PDIP akan kehilangan kepercayaan dari masyarakat,†tambah Kusmen.
Diakuinya, setelah ini mereka akan menempuh beberapa langkah secara sistematis. Dengan meminta kepada Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Jawa Timur untuk mengembalikan beberapa nama yang dicoret, serta menuntut agar Karjo diturunkan dari jabatannya karena sudah tidak layak untuk memimpin partai.
Apabila tuntutan mereka tidak dipenuhi, mereka menganggap partai atau organisasi ini tidak layak dipertahankan. Serta mereka tidak akan mempersalahkan apabila banyak kader yang meninggalkan partai bentukan putri sang proklamator ini.
“Kalau seperti ini, jangan salahkan kader kalau banyak yang meninggalkan partai,†jawab Kusmen.
Diketahui, dua ratus kader PDIP Tuban dari beberapa PAC menyatakan, penolakan atas pencoretan sekitar lima nama kader untuk maju di Pileg 2014 mendatang. Nama-nama yang kabarnya dicoret oleh DPC PDIP diantaranya Go Tjong Ping, Kusmen, Hariyanto, Sandy Ariyanto, dan Edi Sutikno.
Saat ini, SuaraBanyuurip.com masih berusaha untuk mencari konfirmasi dari Ketua DPC PDIP Tuban Karjo terkait aksi kali ini. (edp)