Pacaran Kebablasan di Bendung Gerak Babat

bendung

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Lamongan Bendung Gerak Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur menjadi tempat favorit bagi pasangan remaja untuk berkencan. Sayangnya, banyak yang berpacaran hingga kebablasan.

Laiknya obyek wisata umumnya, Bendung Gerak, Babat yang berlokasi di Desa Kendal, Kecamatan Sekaran, Lamongan menjadi tempat jujugan wisatawan yang ingin menyegarkan pikiran. Di waduk buatan yang berfungsi sebagai pengendali banjir ini, wisatawan bisa menikmati kemegahan bendungan, dan panorama yang masih asri dengan gratis.

Selain rombongan keluarga, pasangan kekasih banyak yang datang berkunjung ke waduk yang diresmikan Presiden Megawati Soekarno Puteri tahun 2003 ini. Sayangnya, dari pasangan tersebut bukan sebatas rekreasi namun juga mencari kesempatan untuk melepas belenggu syahwati.

“Iya, Mas, banyak yang berpacaran di luar batas di tempat ini, “ kata Kusno (37), warga Kendal, Selasa (29/1/2013).

Dia maupun warga desanya merasa risih melihat pasangan yang sedang memadu kasih. “Tidak hanya bergandengan tangan, tapi juga berpelukan, dan berciuman,“ ujar Kusno di samping karibnya yang bertubuh kerempeng berkaca mata minus saat ditemui di warung kopi dekat Bendung Gerak.

Baca Juga :   Stasiun Bojonegoro akan Tambah 4 Kereta Api di Arus Mudik Lebaran Idul Fitri

Biasanya mereka yang sedang berpacaran memilih tempat di dinding bawah Bendung Gerak. Ada juga yang memanfaatkan rerimbunan pohon, dan di tempat sepi lainnya. Sebagian yang datang adalah pelajar yang masih berpakaian sekolah.

Petugas keamanan Bendung Gerak mengaku sering mempergoki langsung pasangan berlainan jenis yang sedang memadu kasih. “Kalau hanya sebatas berpelukan saya biarkan saja. Namun kalau sudah berciuman ya langsung saya tegur, “ ujar Satpam yang enggan disebut jatidirinya itu.

Pengakuan senada juga dilontarkan, Danang (32), petugas penjaga waduk Bendung Gerak. Menurutnya, hampir setiap hari dia melihat pasangan kekasih yang sedang berpacaran.

“Kapan saja ada (pengunjung) berpacaran di tempat ini. Menjelang sore makin ramai, “ cetus Danang.  Pria asli Tuban ini bahkan mengaku pernah menjumpai pasangan yang sedang memadu kasih laiknya adegan suami istri.

“Saya langsung menelepon petugas Satpol PP Kecamatan, Mas. Hari itu juga langsung diciduk, “ terang Danang.

Kendati pernah ada yang ditangkap, namun tidak membuat pasangan remaja lainnya jera. Mereka masih banyak menggunakan waduk gerak untuk berkencan dengan pasangannya.

Baca Juga :   Sungai Dadakan Rusak Pertanian Warga

Dikonfirmasi terpisah, Kasi Trantib Satpol PP Kecamatan Sekaran, Yasin, mengatakan, dirinya sudah seringkali melakukan operasi pasangan berlainan jenis yang berniat mesum di waduk Bendung Gerak. 

“Untuk operasinya, kami sering melakukan operasi gabungan dengan Polsek Sekaran, “ terang Yasin.

Jika ada laporan dari penjaga pintu waduk gerak tentang banyaknya pasangan muda-mudi yang berpacaran dan menjurus berbuat mesum, petugas langsung meluncur ke lokasi. Biasanya begitu petugas datang mereka langsung kabur sehingga tidak pernah sampai membawa pasangan kekantor. (tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *