Petani Tewas Tersengat Setrum Belut Miliknya Sendiri

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Bermaksud mencari penghasilan tambahan dengan mencari belut, Karmo (47), petani asal Desa Kendalrejo, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Jawa Timur tewas terkena aliran listrik yang berasal dari alat penangkap belut miliknya sendiri.

Informasi yang didapat, peristiwa naas itu bermula saat Karmo berangkat mencari belut setelah selesai mengerjakan beberapa pekerjaan rumah. Bermodalkan alat penyetrum ikan dan dua buah accu, korban menyusuri area persawahan didesa setempat yang hingga saat ini masih banyak yang tergenang air akibat banjir. Diduga, saat mencari belut itulah alat yang digunakan menangkap ikan Karmo konslet dan aliran listriknya menyengat tubuh korban.

Tewasnya Karmo diketahui pertama kali oleh Lasmidi,  warga setempat. Saat itu saksi melihat keadaan tubuh Karmo sudah dalam keadaan terapung di air genangan disalah satu petak sawah. Lasmidi pun langsung memanggil beberapa warga lain untuk memeriksa keadaan Karmo. Hasilnya warga menemukan Karmo sudah tidak bernyawa.

“Setelah itu, warga langsung melaporkan kepada Polsek Soko,” kata Kasubbag Humas Polres Tuban AKP Noersento saat dikonfirmasi.

Baca Juga :   Landasan Terminal Cepu Rusak Parah

Petugas yang datang kelokasi langsung melakukan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan penyebab kematian Karmo. Hasilnya, petugas mendapati luka bakar yang diduga akibat sengatan listrik dari alat penangkap ikan milik korban.

“Dugaan sementara, korban meninggal karena terkena aliran listrik dari penangkap ikan yang dia bawa,” jelas Noersento.

Usai melakukan identifikasi, petugas dibantu warga langsung melakukan evakuasi jenazah korban. Setelah itu jenazah langsung diminta oleh pihak keluarga untuk dimakamkan. (edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *