Anwar Zahid : Guru Harus Belajar Keteladanan Rasulullah

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Tuban – Era globalisasi menjadikan tantangan guru dalam mendidik siswa semakin berat. Sebab pengaruh zaman modern tak jarang memberikan dampak negatif pada prilaku pelajar.

Demikian disampaikan KH Anwar Zahid, penceramah yang dihadirkan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) Widang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Senin (4/2/2013).

Penceramah asal Desa Simorejo, Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro, Jatim itu menyatakan, akibat globalisasi sekarang ini menjadi prilaku remaja kian tak terkontrol. Terbukti banyak bentuk kenakalan-kenakalan yang dilakukan pelajar. Seperti tawuran, meminum-minuman kersa, narkoba hingga seks bebas.

Menurut KH Anwar Zahid, walaupun tantangan yang dihadapi guru semakin kompleks, guru justru dituntut untuk selalu menjaga sikap dan perilaku karena guru adalah panutan. Tidak saja bagi siswa disekolah namun lebih luas lagi dikehidupan masyarakat.

“Karena itu Guru harus banyak belajar pada keteladanan Nabi Besar Muhammad untuk menciptakan generasi tangguh ber otak habibie berakhlak qurani,” pesan penceramah yang kondang dengan slogan “Kulhu ae lik” ini.

Baca Juga :   Memberi Ruang Kreatifitas Pemuda

Sebelumnya, Kepala Sekolah (Kasek) SMKN Widang, Takari Widodo menjelaskan, peringatan Maulid Nabi dengan menggelar pengajian ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan sekolah. Tujuannya adalah menanamkan nilai-nilai keimanan dan ketakwaaan kepada para pelajar agar menjadi generasi handal dan religius.

“Diharapkan dengan kegiatan pengajian ini akan lebih meningkatkan ketakwaan para siswa melalui perilaku yang terpuji. Baik disekolah maupun dikehidupan masyarakat,” ujar Takari Widodo didampingi Ketua Panitia Pelaksana Maulid Nabi, Ustad Aang Abdurrahman.

Dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad kali ini pihak sekolah juga mengundang wali murid, komite sekolah, perangkat desa, dan Muspika. Ribuan pengunjung pun sangat antusias mendengarkan tausiah Anwar Zahid  yang banyak diselingi humor-humor segar dari hasil otak atik mathuk itu.(tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *