SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Pengangkutan minyak mentah dari sumur migas Tiung Biru (TBR)-A, Blok Gundih oleh Pertamina Eksplorasi dan Produksi (EP) yang sempat dihentikan warga Desa Kalisumber, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur akhirnya normal kembali. Karena mobil tanki milik warga sudah dilibatkan operator dalam jasa pengangkutan minyak mentah ke wilayah Cepu, Jawa Tengah.
Informasi yang didapat SuaraBanyuurip.com dari sekitar TBR menyebutkan, lancarnya road tanki pengangkutan minyak mentah TBR-A itu sudah berlangsung sekira seminggu lalu. Yakni pasca penghentian pemblokiran jalan menuju sumur migas Blok Gundih dan setelah adanya kesepakatan bersama antara warga dengan Pertamina EP.
Dimana dalam pertemuan itu disepakati dari rencana delapan mobil tanki milik warga yang dilibatkan, untuk sementara ini baru sekira tiga mobil tanki yang sudah beroperasi dalam jasa pengangkutan minyak mentah TBR-A.
Salah seorang warga Desa Kalisumber, Kastur, mengatakan, pengangkutan minyak dari lokasi TBR-A yang sebelumnya sempat terhenti karena warga meminta keterlibatan dalam jasa angkutan.
“Sudah seminggu ini road tanki berjalan lancar, Mas. Namun untuk berapa mobil tanki warga yang dilibatkan saya tidak tahu persinya. Tapi yang jelas lebih dari dua mobil,” kata Kastur, Selasa (5/2/2013).
Dikonfirmasi terpisah, hubungan masyarakat (Humas) Pertamina EP, Tiara, melalui pesan pendek, Selasa (5/2/20013) malam, terkait berapa jumlah mobil tanki warga yang dilibatkan belum ada jawaban hingga berita ini diturunkan.
Seperti diberitakan sebelumnya, Pertamina EP tidak mau menggunakan mobil tanki milik warga karena belum dilengkapi dengan ijin B3. Penolakan itu memicu aksi pemblokiran warga sekitar. Akhirnya perwakilan warga dengan Pertamina EP duduk bersama dan menyepakati melibatkan mobil tanki warga secara bertahap dengan catatan bila terjadi resiko dijalan ditanggung bersama.(sam)