2 Orang Tewas di Tambang Holcim

tewas-1

SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo

Tuban – Tambang galian tanah liat milik pabrik semen PT Holcim Indonesia Tbk di Desa Mliwang, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, Jawa Timur memakan korban jiwa. Dua pemuda tewas setelah berenang di lokasi tambang milik Holcim yang dipenuhi air di kedalaman 5 meter, Rabu (6/2/2013).

Mereka yang menjadi mayat tersebut masing-masing, Warsono (20), warga Desa Gaji, Kecamatan Kerek, Tuban, dan Woko (17), warga Desa Sawir, Kecamatan Tambakboyo, Tuban. Selama ini, keduanya diketahui bekerja sebagai perawat tanaman di lahan milik Perhutani setempat.

“Kedua korban bekerja sebagai perawat tanaman di Perhutani,” kata Kapolsek Kerek, AKP Elis Suendayani, kepada sejumlah wartawan di lokasi kejadian.

Dia terangkan, kejadian bermula saat kedua pemuda bersama tiga orang lainya berniat menghabiskan waktu istirahat dengan mandi di kolam tersebut usai bekerja. Tengah asyik berenang, tiba-tiba Warsono berteriak minta tolong karena merasa tubuhnya akan tenggelam.

“Melihat Warsono akan tenggelam, Woko pun berniat untuk menolong temannya,” tambah Elis.

Baca Juga :   Percepat MBG Pesantren, Menko Pangan Zulhas Kunjungi Bojonegoro

Dari sini cerita tragis itu terjadi, kedua sahabat ini justru tenggelam secara bersamaan. Sehingga ketiga temannya yang meligat yaitu Yanto, Juwahir, dan Supri langsung meminta bantuan kepada warga, dan melapor ke Polsek Kerek.

Setelah dicari selama 1,5 jam oleh Tim SAR PT Holcim, kedua korban ini ditemukan tenggelam di kedalaman 5 meter. Dengan kondisi tubuh yang tersangkut lumpur tanah liat. Dimungkinkan, korban tidak bisa ke luar karena kaki dan tubuh mereka terjerat oleh lengketnya tanah liat yang ada di dasar kolam.

“Ini kan galian clay (lumpur) yang lembek, jadi mungkin mereka terpeleset atau bisa juga tersedot tanah,” terang Elis.

Saat ini, jenazah masih berada di RSUD Dr R Koesma Tuban untuk mendapatkan otopsi. (edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *