Holcim Sesalkan Tewasnya 2 Pemuda di Tambang

tewas-1

SuaraBanyuurip.com Edy Purnomo

Tuban – PT Holcim Indonesia Tbk menyesalkan tewasnya dua pemuda di kolam galian tanah liat di Desa Mliwang, Kecamatan Kerek, Tuban, Jawa Timur, Rabu (6/2/2013) siang tadi. Perusahaan berpusat di negara Swiss itu berdalih, sudah semaksimal mungkin melakukan upaya keselamatan baik kepada pekerja maupun kepada warga sekitar.

“Tim evakuasi sudah melakukan pecarian, dan membawa korban ke Puskesmas setempat, tapi sayangnya korban tidak bisa terselamatkan,” ujar Tuban Project Communication PT Holcim Indonesia Tbk, Indriani Siswati, melalui siaran persnya.

Sebelumnya, PT Holcim mengaku, telah melakukan sosialisasi keselamatan dengan cara tidak mendekat ke area tambang. Serta memasang papan peringatan yang ditujukan kepada warga untuk tidak mendekat di area proyek tersebut.

“Perusahaan akan lebih melakukan sosialisasi keselamatan secara intensif agar kejadian seperti ini tidak terjadi lagi,” tambah Indri, sapaan akrab perempuan yang lahir di Bandung tersebut.

Sebelumnya, dua pemuda bernama Warsono (20), asal Desa Gaji, Kecamatan Kerek, Tuban dan Woko (17), warga Desa Sawir, Kecamatan Tambakboyo, Tuban tewas dilokasi kolam galian milik PT Holcim. Kedua pemuda ini tewas saat berenang dan mandi ditempat tersebut. (edp)

Baca Juga :   PDSI Butuh 45 Tenaga Kerja untuk Proyek Pengeboran Minyak Banyu Urip, Ini Syaratnya

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Google News SUARA BANYUURIP
» dan Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *