SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Pembentukan Komite Desa Kalisumber, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur telah ditetapkan oleh pemerintah desa (Pemdes) setempat. Lembaga ini sebagai wadah menampung aspirasi warga yang selanjutnya disalurkan kepada operator sumur migas Tiung Biru (TBR), Blok Gundih, Pertamina Eksplorasi, dan Produksi (EP).
Munculnya komite desa ini, diharapkan tak lagi ada aksi unjuk rasa warga yang pada gilirannya bakal menghambat produksi TBR.
Ketua Komite Desa Kalisumber, Jais, mengatakan, semua kepengurusan dalam pembentukan komite sudah terakomudir keterwakilan dari setiap dukuhan. Dengan kepengurusan diambilkan dari Rukun Tetangga (RT) 01 samapai 18 di Desa Kalisumber.
“Untuk mewakili, setiap RT diambil dua orang. Satu putra dan satu putri. Dengan begitu maka bisa menampung aspirasi warga yang ada disetiap RT-nya,” kata Jais, Rabu (6/2/2013).
Semua anggota komite desa sudah dilaporkan di Pemdes Kalisumber, Kecamatan dan Pemkab Bojonegoro. Sehingga, saat ini tinggal menunggu penetapan dari pihak terkait. Baik dari Desa, Pertamina EP, Kecamatan, dan Pemkab Bojonegoro.
“Tinggal nunggu Surat Kerja (SK)-nya saja, Mas. Sebagai bukti legalitasnya komite yang sudah terbentuk tersebut,” terangnya.
Dikonfirmasi terpisah, Manager Humas Pertamina EP, Dian Hapsari Firasati, mengatakan, kepengurusan tim komite sudah ditetapkan oleh pihak Desa setempat. “Desa sudah menetapkan timnya tinggal tunggu koordinasi dengan kami (Pertamina EP) perihal program-programnya,” ungkap Dian Hapsari Firasati melalui BlackBerry Messenger, Rabu (6/2/2013).
Perlu diketahui, munculnya pembentukan komite setelah ada kesepakatan dalam pertemuan penyelesaian pemblokiran jalan menuju lokasi TBR-A, bulan Januari 2013 lalu. Pertemuan tersebut difasilitasi Pemkab Bojonegoro. Sehingga, pemblokiran jalan dibuka dan aktivitas eksplorasi TBR kembali lancar seperti biasanya hingga saat ini. (sam)