SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro- Nahas nasib yang menimpa, Marfu’ah (37 thn), warga RT/RW 10/05 Dusun Kedung Bunder, Desa Tengger, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Petani yang mengidap sakit epilepsi ini ditemukan meninggal karena tenggelam di aliran sungai desa setempat, Rabu (6/2/2013).
Informasi yang diperoleh menyebutkan, kejadian itu terjadi sekira jam 07.00 WIB dan kemudian diketahui warga sekira jam 09.00 WIB. Karena, lama diketahui warga akirnya nyawa korban tidak terselamatkan.
Kepala Desa Tengger, Sofwan, membenarkan jika Marfu’ah meninggal karena tenggelam di sungai yang menjadi batas dengan Desa Bareng, Kecamatan Ngasem tersebut. “Karena cukup lama baru diketahui, akhirnya nyawanya tak tertolong,†kata Sofwan, melalui pesan pendek, Rabu (6/2/2013).
Setelah mendapatkan laporan warga, jelas Sofwan, pihaknya langsung cek lokasi dan laporan di Polsek Ngasem dan pihak dokter Puskesmas Ngasem. Sesuai hasil ulah TKP korban dinyatakan murni meninggal tenggelam, tanpa ada unsur penganiayaan. Karena, korban diduga mengidap penyakit epilepsi.
“Pihak keluarga sudah menerima dan menyadari semuanya, Mas. Sekarang korban sudah mau dikubur,” imbuhnya. (sam)