Deklarasi Aspera di Malo

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Banyaknya penambang minyak tradisional di wilayah Kecamatan Kedewan, dan Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur mematik simpati Asosiasi Penambang Rakyat (Aspera) untuk mewadahinya. Hal itu agar dalam kegiatan eksplorasi dan eksploitasi sumur tua di wilayah hutan KPH Parengan, dan KPH Tuban berjalan baik diberbagai kegiatan.

Dari pantauan menyebut, sebagai buktinya adalah telah dilakukan deklarasi Aspera yang digelar di Pendapa Kecamatan Malo, Sabtu (02/11/2013). Hadir dalam acara tersebut, Dinas Lingkungan Hidup, dan Kesbanglinmas Pemkab Bojonegoro, ADM Perhutani KPH  Parengan, Daniel, dan jajarannya, Muspika Malo, dan anggota Aspera. 

Camat Malo, Dendy, dalam sambutannya mengatakan, para pelaku penambang dan Aspera harus patuh dengan aturan yang ada, dan memperhatikan lingkungan. Semisal dampak yang ditimbulkan dalam pengelola penambangan sumur tua tradisional tersebut.

“Adanya sumur minyak jangan malah menjadi bencana bagi warga dan lingkungan. Namun, harus bisa menjadi perkembangan diberbagai bidang yang lebih baik di setiap desa masing-masing,” kata Dendy.

Baca Juga :   Gelar Operasi Pekat, Polres Bojonegoro Ungkap Puluhan Kasus Kejahatan

Dia jelaskan, Aspera sebagai organisasi yang nantinya mewadahi para penambang. Jangan sampai menjadi reinkarnasi dari lembaga-lembaga yang dulunya pernah terbentuk tapi tidak bisa berjalan. 

“Aspera harus betul-betul memberikan pegangan yang positif bagi penambang, tentunya juga memperhatikan warga sekitar, dan lingkungan sesuai motonya yaitu maju bersama rakyat,” jelasnya.

Ketua Aspera, Lariyanto, kepada Suarabanyuurip.com mengungkapkan, maksud dan tujuannya mewadahi para penambang ini agar dalam pelaksanaannya akan lebih safety. Lain itu Aspera juga akan menyiapkan pelayanan kesehatan gratis bagi warga.

“Kami akan memberikan penambahan pengalaman safety kepada penambang agar dalam melakukan penambangan lebih nyaman, aman dan tidak menimbulkan gejolak bagi warga sekitarnya,” ungkap pria yang biasa disapa Antok tersebut.

Dalam acara itu, Bupati Bojonegoro, Suyoto, melalui Camat Malo, Dendy berkenan mengukuhkan anggota Aspera. Kemudian, dilanjutkan penyerahaan cendara mata yang dilakukan Ketua Aspera Lariyanto kepada Camat Malo, ADM Parengan, Kapolsek Malo AKP Dumas Barutu, Dinas Perijinan, Dinas Lingkungan Hidup, dan Kesbanglinmas  Bojonegoro. (sam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *