SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan – Berhati-hatilah jika Anda melintasi rel kerata api yang tidak berpalang pintu. Sebab bila tidak akan bernasib sama dengan Zaini, (60). Warga Desa Sumberrejo, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur itu nyaris dihantam kereta. Meski dia selamat, tapi enam kambingnya tewas dihantam kereta api di perlintasan wilayah setempat, Kamis (7/2/2013).
Data yang diperoleh dilokasi kejadian, peristiwa itu berawal ketika Zaini yang berprofesi sebagai blantik kambing pulang dari membeli kambing di Desa Paji, Kecamatan Pucuk, sekira pukul 16.00 WIB. Enam ekor kambingnya yang baru dibeli seharga Rp5,7 juta itu diangkut dibelakang sepeda dengan ronjot.
Namun, saat melintasi rel kereta api menuju jalan besar, Zaini nyelonong begitu saja. Padahal dari arah timur sedang melaju kencang sebuah kereta api. Â Beberapa orang yang berada disekitar rel kereta api sudah berteriak mengingatkan korban. Tapi Zaini tidak menghiraukan teriakan warga.
Karena jarak sudah dekat, motor bagian belakang yang dimuati kambing tersambar kereta api. Motor dan ronjot Zaini terseret hingga lima meter. Enam ekor kambing miliknya semua mati dilindas kereta. Sementara tubuh Zaini terlempar dan jatuh menghantam tanah.
“Tidak tahu nama kereta dan jurusan mana karena saking kencangnya kereta api lewat,†ujar saksi mata saat berada dilokasi kejadian.        Â
Kemudian warga membawa Zaini yang tubuhnya terluka parah akibat terlempar dari motornya ke RSUD Lamongan. (tok)