SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Untuk melibatkan warga sekitar pemboran migas Tiung Biru (TBR), Blok Gundih, Â Pertamina Eksplorasi dan Produksi (EP) menggandeng Kelompok Masyarakat (Pokmas) enam desa di dua kecamatan. Cara itu dilakukan guna memperlancar jalannya road tanki pengangkutan minyak mentah dari TBR-A ke wilayah Cepu, Kabupaten Blora, JawaTengah.
Informasi yang dihimpun dari sekitar TBR menyebut, pengurus Pokmas itu terdiri dari perwakilan warga dari enam desa masuk wilayah dua Kecamatan. Yakni, Desa Purwosari, Gapluk, Kuniran, Kecamatan Purwosari dan Desa Tambakrejo, Malingmati, Kalisumber, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Enam desa yang dilibatkan tersebut merupakan akses utama Pertamina EP menuju lokasi TBR juga desa terdampak.
Warga Desa Malingmati, Kesran, mengatakan, keterlibatan Pokmas sebagai langkah untuk mengakomudir keterlibatan warga sekitar dalam proyek TBR. Salah satunya adalah keterlibatan delapan mobil tanki milik warga dalam jasa pengangkutan minyak dari lokasi TBR-A ke Cepu.
“Alhamdulillah dengan adanya keterlibatan Pokmas road tank minyak bisa berjalan lancar sesuai harapan bersama,” kata Kesran ditemui disekitar lokasi TBR, Kamis (07/2/2013) malam.
Salah satu tokoh masyarakat Desa Kalisumber, Kastur, menambahkan, untuk delapan mobil tanki milik warga sekitar sudah dilibatkan semua oleh Pertamina EP dalam jasa pengangkutan minyak itu.
“Semua sudah mulai beroperasi, Mas,” sambung Kastur dikonfirmasi terpisah.
Kepala Dusun Kaliaren, Desa Kalisumber, Kardi, menjelaskan, kepengurusan Pokmas itu diambilkan satu sampai dua perwakilan dari masing-masing desa. Untuk komposisi pembagian mobil tangki adalah tiga mobil dari warga Desa Kalisumber sebagai desa ring 1 dan selebihnya lima desa dengan masing-masing satu armada.
“Jumlah total pengurusnya berapa saya lupa. Intinya sudah ada perwakilan warga dari enam desa tersebut ada yang satu dan ada yang lebih dari satu warga perwakilan,” tegas Kardi melalui pesan pendek kamis (07/02/2013) malam.
Dikonfirmasi terpisah, Asisten manager hubungan masyarakat (humas) Pertamina EP, Dian Hapsari Firasati melalui BlackBerry Messenger Kamis (07/02/2013) malam terkait dengan dilibatkannya delapan mobil tanki milik warga oleh Pertamina EP dalam jasa pengangkutan minyak itu hingga berita ini diturunkan belum ada tanggapan.(sam)