Pertamina EP Tak Abaikan Warga TBR

Dian Hapsari

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Pertamina Eksplorasi dan Produksi (EP) berupaya melibatkan warga sekitar wilayah kerjanya dalam pengakutan minyak mentah dari sumur Tiung Biru (TBR). Untuk itu perusahaan milik negara ini melibatkan delapan mobil tangki milik warga Desa Kalisumber, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur untuk pengangkutan minyak mentah.

Asisten Manager Humas Pertamina EP, Dian Hapsari Firasati, membenarkan jika keterlibatan warga dalam jasa pengangkutan minyak yang dibawa ke- Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah itu memakai lembaga Kelompok Masyarakat (Pokmas) dan sistimnya swakelola.

“Mereka mengajukan atas nama Pokmas dengan kepengurusan perwakilan warga sekitar,” kata Dian Hapsari Firasati melalui, Jumat (08/02/2013).

Karena sistim swakelola, jelas Hapsari, sehingga tidak boleh berbentuk badan usaha. Pertamina EP memilih memakai Pokmas tersebut.

“Perjanjian swakelola tidak boleh berbentuk badan usaha. Sehingga, BUMDes melebur ke Pokmas,” tegas Hapsari ketika dimintai tanggapan SuaraBanyuurip.com terkait memilihnya Pokmas dalam keterlibatan warga dalam jasa pengangkutan minyak mentah tersebut.

Perlu diketahui, seperti yang diberitakan sebelumnya, digandengnya Pokmas itu dikandung masud untuk kelancaran road tanki pengangkutan minyak mentah. Dengan pengurus Pokmas terdiri dari perwakilan warga dari enam desa dari masuk wilayah dua kecamatan.

Baca Juga :   Kejar Target Drilling 2019, PEPC Teken Perjanjian dengan PDSI

Yakni, Desa Purwosari, Gapluk, Kuniran, Kecamatan Purwosari dan Desa Tambakrejo, Malingmati, Kalisumber, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Dilibatkannya perwakilan warga dari enam desa itu karena merupakan desa yang menjadi akses utama Pertamina EP menuju lokasi TBR juga desa terdampak. (sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *