SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro – Berlangsungnya mega proyek Banyuurip yang masih memasuki tahap konstruksi dimanfaatkan pemuda Dusun Sukorejo, Desa Bonorejo, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur untuk menangkap peluang. Mereka menyediakan jasa tempat parkir sepeda motor bagi para pekerja proyek.
“Lumayan mas dari pada nganggur,” ujar salah satu pemuda setempat, Hadi saat ditemui suarabanyuurip.com, disekitar lokasi pembangunan kampung tunnel, Selasa (12/2/2013).
Dia menuturkan, meski jasa parkir yang dibukanya bersifat sementara, namun usaha tersebut sebagai upaya menangkap peluang karena banyaknya pekerja maupun security yang hilir mudik ditengah lokasi proyek yang berada jauh dari pemukiman warga.Â
Adapun per unit sepeda motor dipatok tariff sebesar Rp.2000 selama satu hari. Sedangkan dalam seharinya rata-rata ada sekira 30 motor pekerja yang merasa diuntungkan dengan jasa parkir tersebut.
Meski begitu, lanjut Hadi, hal itu bersifat sukarela. Sebab, hasil jasa parkir tersebut sebagian juga akan disisihkan untuk kas karang taruna setempat.
“Paling tidak bagi pemuda yang masih pengangguran dapat sedikit pemasukan,” ucap dia.
Mengenai keamanan, Hadi berupaya akan bertanggung jawab. Sebab para pekerja proyek ada yang baru pulang hingga larut malam diantara jam pukul 21.00 sampai 22.00 WIB.
“Jam berapapun akan kita jaga karena tidak semua pekerja pulang sore,” tambah Hadi. (roz)