Blok Cepu Dikepung Banjir

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Hujan deras yang mengguyur lapangan Migas Banyuurip, Blok Cepu, menjadikan sejumlah sungai disekitar wilayah tersebut meluap. Akibatnya sejumlah ruas jalan disekitar proyek yang dilaksanakan Mobil Cepu Limited (MCL), terendam banjir.

Dari pantuan, ada sejumlah ruas jalan terendam banjir akibat hujan deras yang terjadi, Sabtu (16/2/2013) sore tadi. Yakni jalan peralihan (Kampung Tunel) di Dusun Puduk, Desa Bonorejo yang menghubungkan Desa Brabowan, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur terendam banjir setinggi sekira 20 – 30 centi meter. Akibatnya jalan tersebut menjadi rusak.

Banjir juga merendam sebagian proyek Engineering, Procurement and Construction (EPC)- 1 yang dikerjakan Tripatra Engineers & Construction dan EPC – 5 Banyuurip oleh PT Hutama Karya (HK).

”Ini terjadi karena saluran air tidak mampu mengalirkan air secara maksimal. Sebab, saluran air yang ada saat ini kurang besar,” kata Sutrisno salah seorang warga Dusun Puduk ditemui suarabanyuurip.com, Sabtu (16/2/2013) malam.

Bukan hanya itu, terjangan banjir juga mengakibatkan putusnya jalan penghubung Dusun Temlokorejo – Kaliglonggong, Desa Gayam.

Baca Juga :   Sudah Retak Tapi Warga Tetap Nekat Menambang

“Putus total mas, arusnya deras sekali tadi waktu hujan,” sergah Fudin, warga dusun Temlokorejo dikonfirmasi terpisah.
Jalan menuju lapangan Banyuurip dan di Dusun Ngaglik Desa Katur juga terjadi luapan air karena drainase tak memadai.

Selain menggenangi jalan, banjir juga merendam areal persawahan sekitar lokasi Well Pad C Banyuurip di Desa Gayam, tepatnya sekitar jembatan arah Dusun Sumurpandan.

Hingga saat ini belum diketahui secara pasti berapa jumlah kerugian akibat banjir yang mengepung lokasi proyek Banyuurip, Blok Cepu tersebut. (sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *