SuaraBanyuurip.com – Smian Sasongko
Bojonegoro – Hujan lebat yang mengguyur sekitar wilayah sumur minyak Banyuurip, Blok Cepu sejak pukul 15.00 WIB membuat proyek kampung tunnel di Dukuh Puduk, (Sukorejo), Desa Bonorejo, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur terendam air.
Tak ada satupun pekerja yang berada dilokasi proyek untuk memantau kondisi tersebut karena sejak Jum’at (15/2/2013) aktifitas dihentikan sementara. Team Building PT Jaya Makmur (Jamu), Subkontraktor PT. Tripatra Engineers & Cosntructors pelaksana proyek Engeneering Procuremen and Construcktion (EPC)-1 sedang rekreasi di Tawang Mangu.
Warga Dukuh Puduk, Desa Bonorejo, Jody, mengatakan, tenggelamnya kampong tunnel itu diakibatkan hujan lebat yang terjadi sejak sore. Melubernya air ke lokasi proyek itu dikarenakan saluran yang ada masih belum mampu megalirkan air dari wilayah hulu yakni lokasi central processing fasilitiy (CPF) Banyuurip secara maksimal.
“Kondisi sekarang Kampung tunnel terpenuhi air, Mas. Seperti layaknya laut,” kata Jody, Sabtu (16/2/2013).
Kalau kondisi seperti ini, jelas Jody, akan membuat kondisi proyek EPC-1 itu akan semakin menghawatirkan. Karena, pembangunan yang sudah dilakukan akan hancur tergerus air.
“Selain lokasi proyeknya rusak, saat ini kondisi jalan yang menghubungkan antara desa Bonorejo-Brabowan, Kecamatan Gayam sudah mulai rusak tidak bisa dilewati. Karena diterjang air,” jelas tokoh masyarakat puduk tersebut.
“Kalau tidak segera dicarikan solusi tidak menutup kemungkinan warga akan gejolak lagi, Mas,” imbuh Jodi.
Kepala Desa Bonorejo, Siti Rokhayah, menegaskan, jika PT Tripatra tidak segera melakukan penyelesaian proyek Kampung Tunnel itu kondisi akan menjadi runyam. “Saya khawatir masyarakat akan menutup lagi jalan tersebut,” sambung Siti Rokhayah, Sabtu (16/2/2013).
Dikonfirmasi terpisah,Community Affairs PT Tripatra Engineers & Constructors, kontraktor proyek EPC-1, Budi Karyawan, mengatakan, sudah dikoordinasikan dengan operator. “Ini sedang memanggil operator alat berat, Mas,” katanya melalui BlackBerry Messenger, Sabtu (16/2/2013). (sam)