SuaraBanyuurip.com – Eky Nurhadi
Bojonegoro – Ahmad Mintahul Afif bocah (9), asal Desa Sembung, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, tengelam di sungai desa setempat, Minggu (17/2/2013) sekira pukul 11.30 WIB. Pelajar kelas enam SD itu tewas setelah terseret derasnya air sungai.
Menurut Kepala Desa Sembung, Sri Endang, kejadian bermula saat korban sedang mandi disungai yang tak jauh dari perkampungan warga bersama lima temannya. Ketika asik bermain air itulah tiba-tiba korban tenggelam dan terseret derasnya air disungai.
Beberapa teman korban yang mengetahuinya panik. Mereka berteriak meminta pertolongan warga. Warga yang mendengar terikan itu langung datang untuk mencari korban.
Mereka menyelam dan menyisir aliran sungai. Hasilnya, tak lama berselang korban ditemukan tewas sekitar sepuluh meter dari tempatnya mandi.
â€Korban terserat arus air,” kata Endang kepada www.suarabanyuurip.com, Minggu (17/2/2013).
Orang tua korban, Rohmat (37) dan Darni (34), tak dapat menahan kesediahan ketika jasad korban dibawa warga kerumah. Mereka langsung langsung pingsan melihat anak pertamnya yang sudah membujur kaku. Beberapa saudara korban juga menangis histeris.
Petugas kesehatan dan Polsek Baurno sempat melakukan otopsi selama dua jam untuk memastikan kematian korban. Setelah itu korban langsung dimandikan dan dimakankan dipemakaman desa setempat. (had)