SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Sebanyak 147 orang ikuti tes tulis seleksi Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) untuk wilayah Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Senin (18/2/2013). Test dilakukan disalah satu ruang kampus Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Makhdum Ibrahim (STITMA) Tuban dengan pengawasan ketat dari anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Timur, serta anggota dari Panwaslu Tuban.
“Sebenarnya ada 148 peserta yang ikut tes tulis, tapi ada satu peserta yang tidak hadir,” terang Ketua Panwaslukab Tuban, Sullamul Hadi, kepada SuaraBanyuurip.com.
Menurutnya, tes tulis dilakukan selain sebagai syarat sesuai aturan, juga untuk mengetahui kadar kelayakan dari calon Panwascam. Lainnya, tes ini juga sebagai media penyisihan untuk memilih dan menjaring 6 calon Panwascam di masing-masing Kecamatan yang ada di Tuban.
“Rencananya, nanti malam kita sidangkan, dan besok sudah ada pengumumannya,” tambah Hadi.
Setelah ini, dari 147 peserta, akan disaring menjadi 120 peserta untuk mengikuti tes lisan (wawancara). Dari sini, akan disaring kembali hingga jumlah di setiap kecamatan hanya ada 3 orang untuk menjadi Panwascam, atau bila dikalikan dengan total kecamatan yang ada (20 kecamatan) yaitu menjadi 60 peserta saja.
Sementara itu, beberapa peserta ujian tulis saat ditemui berharap, adanya transparansi dalam pemilihan ini. Sehingga pemilihan kepala daerah ke depan bisa berjalan sesuai dengan mestinya.
“Kita sudah maksimal, dan kita berharap ada transparansi dalam penyeleksian,” ujar salah satu peserta asal Kecamatan Singgahan usai mengikuti tes tulis.
Ada juga peserta yang berharap diberikan kesempatan untuk para pemuda agar memberikan warna dalam pengawasan Pemilu ke depan. Menurutnya, saat ini masih banyak didominasi oleh orang-orang lama.
“Kita ingin yang muda dikasih kesempatan,” terang salah satu peserta yang minta namanya dirahasiakan. (edp)