4 Kecamatan di Tuban Terendam

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Sebanyak1622 rumah di Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, terendam akibat meluapnya Sungai Bengawan Solo. Seribu lebih rumah terendam itu tersebar di sembilan desa dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter.

Data dari Polres Tuban, 9 desa di Kecamatan rengel yang menjadi sasaran amuk Bengawan Solo adalah Desa Bulurejo sebanyak 515 Kepala Keluarga (KK), Desa Karangtinoto sekira 101 KK, Desa Tambakrejo 49 KK, Desa Kanorejo 400 KK.
Selain itu juga Desa Ngadirejo sebanyak 300 KK, Desa Sawahan 5 KK, Desa Rengel 35 KK, Desa Sumberejo 125 KK, serta Desa Banjararum sejumlah 92 KK.

Sedangkan total lahan pertanian yang terendam di Kecamatan Rengel sekira 1.760 hektar. Banjir mulai menggenangi wilayah ini sejak Senin (18/2/2013). Banjir yang terjadi kali ini akibat air kiriman dari wilayah hulu. Namun kondisi banjir di kecamatan tersebut kabarnya sudah mulai surut.

“Ketinggian air, rata-rata 1 hingga 1,5 meter,” kata Kabag Ops Polres Tuban, Kompol Suhartono kepada SuaraBanyuurip.com, Senin.

Baca Juga :   Asyik Nyabu Diciduk Polisi

Dia mengungkapkan, meski banjir sudah menggenangi rumah warga, namun hingga sampai saat ini belum diketahui adanya warga yang mengungsi. Kendati demikian, Suhartono telah menghimbau kepada polsek-polsek yang berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Bengawan Solo mengikuti dan menguasai situasi lapangan untuk memberikan informasi kepada warga maupun kepada pimpinan.

“Sehingga dapat mengetahui dan memutuskan waktu yang tepat kapan mengungsi atau tidak,” tambah Suhartono.

Pantauan dilokasi, selain rumah dan lahan pertanian. Banjir juga menggenangi jalan-jalan desa yang ada di Kecamatan Rengel. Selain Rengel, banjir juga melanda Kecamatan Soko, Kecamatan Plumpang dan Kecamatan Widang. Namun belum diketahui secara pasti berapa kerugian akibat musibah tahunan itu.(edp)


»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *