SuaraBanyuurip.com – Eky Nurhadi
Bojonegoro – Pasca surutnya air Bengawan Solo, tujuh rumah di Kelurahan Jetak, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, terancam longsor.
Dari pantauan www.Suarabanyuurip.com dilapangan menyebutkan, sebelumnya tiga rumah di Keluarahan Jetak sudah longsor. Ketiga rumah itu milik Tuminah (65), Sarifah (45) dan Tinuk (60).
“Saat ini bertambah, tujuh rumah lain juga mau longsor,” kata warga Kelurahan Jetak, Teguh (45) Selasa, (19/02/2013).
Dia mengungkapkan, tujuh rumah itu saat ini sudah longsor sekira dua centi meter akibat tergerus air Bengawan Solo. Bahkan, satu rumah warga dapurnya juga sudah hampir romboh. Para warga dibantaran bengawan, kata Teguh, hanya bisa pasrah melihat kondisi rumahnya yang semakin kritis di landa longsor.
“Mungkin besok diuruk lagi mas, dengan karung,(karung yang diisi pasir),”sambung Teguh.
Akibat longsor itu, tiga rumah yang sudah parah dan tujuh rumah yang terancam longsor kerugiannya ditaksir mencapai Rp40 juta.
Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro juga sudah menanggulangi longsor itu dengan karung yang diisi dengan pasir, namun tingginya air bengawan solo membuat karung-karung itu juga ikut tergerus air. (had)