Desak Pertamina EP Realisasikan Program Kambing

SuaraBanyuurip.comRirin W

Bojonegoro – Pemerintah Desa (Pemdes) Kalisumber, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mendesak Pertamina Eksplorasi dan Produksi (EP), operator  migas Tiung Biru (TBR), Blok Gundih untuk segera merealisasikan program budidaya ternak kambing yang dijanjikan kepada warga setempat. Sejak disepakati Januari lalu program pengembangan masyarakat itu juga belum diwujudkan.

Program budidaya kambing yang dijanjikan Pertamina EP itu merupakan pengganti tuntutan kompensasi untuk 883 kepala keluarga ring 1 pemboran TBR akibat dampak negatif pemboran. Sesuai kesepakatan, program tersebut akan dikelola oleh kelompok masyarakat.

Kepala Desa Kalisumber,M. Yantoro, mengungkapkan, pasca pertemuan Januari lalu sampai sekarang Pertamina EP belum memberikan informasi lagi tentang rencana program budidaya ternak yang akan dilaksanakan. Sehingga Pemdes Kalisumber juga belum mengetahui seperti apa program tersebut dan waktu pelaksanaannya. Disisi lain, warga sudah tidak sabar menunggu program itu segera digulirkan.

“Kalau masih tidak ada komunikasi, bukan tidak mungkin kami akan protes lagi,” tegas M Yantoro ketika dikonfirmasi melalui telepon genggamnya (Telgam).

Baca Juga :   Masyarakat Jangan Langsung Diberi Ikan

Karena itu, dia meminta, agar Pertamina EP segera melaksanakan program budidaya kambing yang sudah disepakati bersama warga Kalisumber.

“Saya minta mereka segera merealisasikan program ini sebelum akhir Februari,” imbuhnya.

Dikonfirmasi terpisah, Humas Pertamina EP Region Jawa, Dian Hapsari Firasati, menyampaikan, telah melakukan pertemuan dengan Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Bojonegoro untuk membahas alternatif mekanisme pola budidaya ternak kambing pada Jumat (15/2/2012) lalu.

“Karena program ini tidak bersifat hibah, tapi ada pengembangan usahanya dan nantinya bisa disinergiskan dengan Disnakan,” sambung Hapsari.

Sari-sapaan akrabnya- menegaskan, untuk jumlah kambing yang akan diberikan nanti masih dalam pembahasan didalam pembuatan mekanisme. Akan tetapi jumlah yang diberikan tidak bisa sebanyak 883 sesuai jumlah KK yang ada. ”Karena program ini tidak bisa dikelola secara individu, melainkan kelompok,” tandas wanita asli Madura, Jawa Timur ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Bojonegoro,Tukiwan Yusa, membenarkan jika sudah ada pertemuan dengan Pertamina EP membahas program ternak kambing untuk warga Desa Kalisumber.

Baca Juga :   SPP Salurkan CSR Hingga Semarang

“Ya kami sudah bertemu untuk membahas hal itu. Tapi nanti saja saya kasih tahu jika sudah ada kesepakatan bagaimana program kambing mulai dijalankan,” jawab Tukiwan. (rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *