SuaraBanyuurip.com – Ririn W
Bojonegoro – Sejak ditertibkan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur truk tangki bermuatan minyak mentah dari kilang mini PT Triwahana Universal (TWU) beberapa waktu lalu, tidak terlihat lagi berjejer di sepanjang Jalan Ahmad Yani, tepatnya depan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Minyak Umum (SPBU) Kalianyar, Bojonegoro.
Akan tetapi bukan berarti tidak lagi menggunakan bahu jalan yang termasuk jalan provinsi sebagai tempat istirahat para sopir. Terbukti masih tampak beberapa truk tangki yang parkir di bahu jalan raya di Desa Kapas, Kecamatan Kapas, Bojonegoro.
Salah satu warga, Yono (35), mengungkapkan, keberadaan mobil tangki tersebut memang sejak satu minggu terakhir. Tidak hanya kendaraan tanky minyak saja, bahkan truk bermuatan besar sekarang sering berhenti pada jam-jam tertentu.
“Mungkin sopirnya istirahat sambil makan di warung-warung sekitaran sini,” pungkasnya, Selasa (19/2/2013).
Meskipun begitu,belum ada keluhan dari warga tentang keberadaan kendaraan-kendaraan besar tersebut. Padahal sebelumnya tidak pernah ada yang memarkir di pinggir jalan seperti sekarang ini.
“Kalau orang-orang yang sering lewat ya diam saja, tapi kadang kalau lagi di warung kopi sambil ngobrol pernah heran kok sekarang banyak truk tangi disini,” imbuhnya.
Terpisah,Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro, Edi Susanto, saat dihubungi melalui Short Messanger Service (SMS) hanya memberikan sedikit tanggapan mengenai hal ini.
“Kami rencananya akan membangun rest area mengingat banyaknya kendaraan besar termasuk truk tangki pengangkut minyak mentah di Bojonegoro,sehingga nantinya tidak parkir disembarang tempat,” sergahnya. (rien)