SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro- Survei seismik yang dilakukan Pertamina Eksplorasi dan Produksi (Pertamina EP) di Blok Nona telah selesai. Proyek untuk mengetahui kandungan migas di perut bumi tersebut mulai dilakukan bulan Oktober 2012 lalu.
“Seismik sudah selesai kita lakukan beberapa waktu lalu, Mas,” ujar Manager Humas Pertamina EP, Agus Amprerianto kepada Suarabanyuurip, Selasa (19/2/2013).
Meski begitu, menurut Agus, hasilnya tidak bisa diketahui secara langsung. Sebab data hasil perolehan seismik yang menggunakan dua dimensi (2D), dan 3D tersebut masih harus diteliti lebih lanjut.
“Setelah ini akan diinterpretasikan datanya dulu untuk mengetahui titik-titik yang akan dibor,” ucap dia
.
Sedangkan hasil akhirnya baru bisa diketahui antara satu tahunan, bahkan bisa mungkin lebih.
Pertamina EP selaku perusahaan plat merah telah menyiapkan dana sebesar 1,5 US dollar AS untuk investasi. Luas ilayah seismik Blok Nona mencakup 400-500 Km persegi. Mencakup sejumlah kabupaten di Jawa Timur. Yakni, Kabupaten Jombang, Lamongan, Gresik, Mojokerto, dan Kabupaten Bojonegoro.
Khusus Bojonegoro ada beberapa kecamatan yang terlintasi. Diantaranya, Kecamatan Temayang, Sugihwaras, Kedungadem, Sumberejo, Gondang, dan Kecamatan Baureno. (roz)