SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Sebanyak 42 perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Minyak dan Gas Bumi (Migas), dan swasta, serentak membuka lowongan pekerjaan atau job fair bagi masyarakat Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Kegiatan tahunan ini berlangsung selama tiga hari mulai tanggal 17 Mei sampai 19 Mei 2016, di gedung GOR Rangga Jaya Anoraga, di Jalan Sunan Kalijaga Tuban.
“Ada 42 perusahaan yanag berpartisipasi dalam job fair,” kata Kasi Penempatan Tenaga Kerja Dinas Sosial dan Ketenagakerjaan (Dinsosnaker) Tuban, Harsono, kepada Suarabanyuurip.com, ketika ditemui di GOR Tuban, Selasa (17/5/2016).
Jumlah tersebut didominasi perusahaan swasta di Tuban, sedangkan untuk perusahaan BUMN dan Migas dapat dihitung dengan jari. Tercatat, perusahaan Migas yang ikut PT Trans Pasific Petrochemical Indotama (TPPI), yang kini telah dikelola oleh PT Pertamina.
“Perusahaan Migas lainnya tidak membutuhkan tenaga kerja,” imbuh Harsono.
Sebelum job fair dimulai, instansinya telah mengirimkan surat kepada seluruh perusahaan di Tuban. Tetapi hanya 42 yang konfirmasi ulang, operator Lapangan Mudi, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB PPEJ), ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), maupun Pertamina Eksplorasi dan Produksi (PEP) mengaku tidak membutuhkan karyawan baru.
“Sedangkan perusahaan semen lebih mengutamakan pekerja ring 1,” tambahnya.
Dia berharap besar dari 131 lowongan, dan 1.892 kebutuhan tenaga kerja mampu mengurangi jumlah pengangguran terbuka di Tuban. Sebab, hingga akhir 2015, jumlah pengangguran terbuka Tuban di angka 3,6 persen dari 569.185 jiwa angkatan kerja.
“Padahal International Labour Organization (ILO) mematok 3 persen,” bebernya.
Sementara, seorang pelamar kerja lulusan SMAN 1 Widang, Tuban, Denok, sangat berharap besar job fair tahun ini mampu menjaring sebanyak mungkin pelamar. Sebab, tingginya angka pengguran Tuban, dikhawatirkan memicu tindakan kriminalitas.
“Saya ingin sekali bekerja di perusahan perbankan,” sambungnya.
Tercatat, sampai hari terakhir sebelum job fair dimulai, ada 143 pencari kartu kuning di Dinsosnaker, Jalan Dr Wahidin Soedirohusodo Tuban. Kartu tersebut nantinya menjadi rekomendasi bahwa pencari kerja benar-benar membutuhkan pekerjaan.
Diketahui, selama 4 tahun terakhir jumlah partisipasi perusahaan dalam job fair Tuban pasang surut. Sejak tahun 2013 ada 27 perusahaan yang terlibat, job fair tahun 2014 melibatkan 57 perusahaan, tahun 2015 Dinsosnaker tidak membuka lowongan kerja, kemudian tahun ini hanya 42 perusahaan. (Aim)