SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan – Dinas Pekerjaan Umum Pengairan, Pemkab  Lamongan tahun ini akan melakukan pengerukan 34 waduk, dan normalisasi sungai di wilayahnya. Langkah ini ditempuh untuk meningkatkan ketersediaan air disaat kemarau tiba. Â
Sedangkan waduk yang diprogramkan tahun anggaran 2013 ini dikeruk, diantaranya, Waduk Joto, Gondang, dan Waduk Prijetan. Khusus di Kecamatan Kembangbahu, Pemkab akan mengeruk empat waduk dan satu kali (sungai). Yakni Waduk Randubener, Kedungasri, Waduk Desa Maor, dan Waduk Mangkujajar. Sementara sungai yang akan dikeruk adalah Kali Lopang.
Data tersebut diungkapkan Bupati Fadeli saat bersilaturrahmi dengan perangkat desa di Desa Puter, Kecamatan Kembangbahu, Lamongan, Rabu (20/2/2013). Acara tersebut juga dihadiri Kades, perangkat desa dan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se Kecamatan Kembangbahu.
Menurut Fadeli, pengerukan waduk-waduk itu sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas bidang pertanian di Lamongan. Selain pengerukan waduk, tahun ini juga dilakukan pengadaan tidak kurang dari 180 hand tracktor, alat pertanian multi guna di tiap kecamatan, pembangunan jaringan irigasi dan pembukaan demplot pertanian baru di masing-masing kecamatan sebagai upaya intensifikasi pertanian.
Dia menyebut produksi pertanian di Lamongan sudah cukup menggembirakan. Produksi pertanian komoditas padi di tahun 2012 yang mencapai 911 ribu ton gabah kering giling.
“Besarnya produksi ini masih perlu didorong agar diolah sehingga memberikan nilai tambah secara ekonomi bagi petani,“ ujar Fadeli. (tok)