SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro– Setelah dinyatakan meninggal dunia, jenazah korban tenggelam dilokasi proyek kubangan air proyek Well Pad B lapangan minyak Banyuurip, Blok Cepu, siang tadi rencananya akan dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Desa Bonorejo, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Selasa (26/2/2013) besok.
“Rencananya besok sambil menunggu kedatangan orang tuanya dulu,” ungkap salah seorang tetangga korban, Sutrisno kepada Suarabanyuurip.com Senin (25/2/2013) malam.Â
Dari pantauan, siang hingga malam situasi rumah duka terlihat ramai. Para tetangga dan kerabat terdekat keluarga korban berduyun – duyun melihat jenazah pelajar kelas dua SDN Bonorejo. Sesekali isak tangis kerabat dekat dan tetangga korban pecah didalam rumah berdinding kayu. Â Â
Selain itu, tampak sejumlah pejabat Mobil Cepu Limited (MCL), operator Blok Cepu dan kontraktornya sempat dating kerumah korban untuk bela sungkawa.
“Jenazah tiba dirumah duka sekitar 20.00 WIB tadi,” ujarnya.
Sementara itu, menurut beberapa keterangan warga lain, kedua orang tua korban merantau untuk bekerja di Jakarta. Almarhum Choirul Anam, hanya ditemani nenek dan saudaranya. Sebab kedua orangtuanya yakni Minto – Sularsih, bekerja di Jakarta.
Hingga berita ini diturunkan, keluarga terdekat korban masih belum bisa dimintai keterangan lantaran masih diselimuti duka.
Seperti diberitakan sebelumnya, usai ditemukan tenggelam korban sempat mendapat perawatan diklinik didalam proyek dan dilarikan ke RSUD Â Dr Sosodoro Jatiekoesomo Bojonegoro untuk dilakukan otoposi.(roz)