Tripatra Sosialisasikan Safety Ditingkat Siswa SD

SuaraBanyuurip.comRirin W

Bojonegoro – PT. Tripatra Engineers & Constructors, pelaksana proyek engineering, procurement and construction (EPC) – 1 Banyuurip, Blok Cepu, mensosialisasikan safety (keselamatan) kerja ditingkat pelajar sekolah dasar disekitar lokasi proyeknya, Senin (4/3/2013). Sosialisasi ini sebagai tindak lanjut mitigasi agar tidak terjadi lagi insiden yang menewaskan seorang anak dilokasi proyek.

Ada 10 sekolah dasar disekitar proyek EPC-1 Banyuurip yang menjadi sasaran sosialisasi safety Tripatra. Yakni SDN Bonorejo I, SDN Mojodelik 1 dan II, SDN Gayam 1, II dan III, SDN Brabowan, Begadon, dan Madrasah Ibtida’iyah (MI) Gayam. Semua sekolah itu berada di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Community Affairs and Manager PT Tripatra Engineers & Constructors, Budi Karyawan, mengatakan, sosialisasi keselamatan kerja yang dilaksanakan kali ini merupakan yang kesekian kalinya. Sebab sebelum dimulainya proyek EPC – 1 Banyuurip, Tripatra telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat setempat tentang keamanan yang tertuang dalam program sosioeconomic.

“Sekarang ini kami intensifkan lagi, atau merefresh tentang bahaya yang ada didalam lokasi proyek,” tegasnya.

Baca Juga :   Cegah Kecurangan, Ujian Perades di Kedungadem Gunakan Sistem CAT dan Hadirkan Orang Tua

Sosialisasi keselamatan kerja pertama kali dilaksanakan Tripatra di SDN Bonorejo siang tadi. Sosialisasi ini diikuti  185 siswa dari kelas I sd VI serta 7 guru. Dalam sosialisasi ini Tripatra lebih menekankan tentang insiden yang menghilangkan nyawa Khoirul Anam (8), pelajar SDN Bonorejo beberapa waktu lalu sebagai pelajaran yang sangat berharga.

”Jangan sampai ada lagi peristiwa menyedihkan tersebut. Kami berharap, semua murid memahami apa yang saya sampaikan,” ujarnya.

Budi berpesan, apa yang dipaparkan tentang keselamatan tersebut disampaikan kepada orang tua masing-masing dan semua kerabat dekat. Sehingga selain meningkatkan keamanan, juga menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga diri dari kecelakaan.

“Kami sudah menyelesaikan pekerjaan pemagaran yang sempat bolong-bolong. Sehingga bisa dipastikan warga atau anak-anak tidak bisa masuk sesuka hati,” tandas pria asli Malang, Jawa Timur ini.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala SDN Bonorejo I, Mukarom, mengatakan, sosialisasi yang dilakukan PT Tripatra ini sangat penting adan akan terus digaungkan pada murid-muridnya.

“Kami juga mengusulkan kepada Tripatra agar mengadakan study tour kepada para siswa agar mereka lebih memahami apa yang mereka kerjakan terlebih pentingnya keselamatan,” katanya.(rien)

Baca Juga :   24.903 Jiwa di Bojonegoro Krisis Air Bersih 

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *