Bus Mogok Penumpang KA Melonjak

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Lamongan – Tidak beroperasinya  bus Antar Kota Dalam Propinsi  (AKDP) sejak dua hari ini (4-5/3/2013) menjadikan penumpang kereta api (KA) di Stasiun Lamongan, Jawa Timur, membludak. Sebab orang yang hendak bepergian ke Surabaya memilih alternatif naik KA.

Beberapa penumpang tujuan Surabaya sudah berupaya menunggu bus dari Bojonegoro, namun tak ada ada satupun yang beroperasi. Karena itu akhirnya mereka  beralih menggunakan transportasi KA baik yang akan pergi ke ke Surabaya atau ke Bojonegoro.

“Mau ke Bojonegoro mas. Tadi nyegat bis hampir setengah jam tapi tidak ada yang lewat. Tenyata pada demo. Akhirnya naik kereta,” ujar Sumiran yang menunggu kedatangan kereta di Stasiun Pucuk, Selasa (5/3/2013).

Pengakuan senada dilontarkan Desi yang hendak ke Surabaya. Cewek yang kuliah disalah satu perguruan tinggi swasta (PTS) di Surabaya ini mengaku terpaksa naik KA karena tidak ada bus yang lewat.

“Sebenarnya lebih cepat naik bus mas. Tapi mau gimana lagi gak ada bus yang lewat, “ sergah Desi.

Baca Juga :   Kemenag Rilis Daftar Nama Jemaah Haji Berhak Berangkat 2022

Dari pantauan, di stasiun Pucuk nampak puluhan calon penumpang menunggu kedatangan kereta. Baik KA dari arah Surabaya maupun dari Bojonegoro. Biasanya stasiun ini selalu sepi karena termasuk stasiun kecil.  Mereka bergegas naik ketika KA KRD Gaya Baru dari Surabaya tiba di stasiun Pucuk jam 2.00 WIB. Kondisi itu sempat memunculkan kegaduhan. Sebab penumpang yang akan turun dan naik kereta saling berjubelan.

Kondisi yang sama juga terlihat di stasiun Sukodadi dan stasiun Gembong.  Lonjakan penumpang mencapai sekitar 20 persen. Sedang di stasiun Babat jumlah penumpang juga nampak meningkat karena stasiun Babat merupakan stasiun besar tempat berhentinya semua KA dari berbagai jurusan.

“Ada lonjakan penumpang sekitar 20 persen. Ini karena tidak ada bis yang lewat,” ujar Yasin salah seorang petugas Perumka di Stasiun Babat. (tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Google News SUARA BANYUURIP
» dan Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *