SuaraBanyuurip.com – Eky Nurhadi
Bojonegoro- Mobilisasi peralatan central processing facility (CFP) Banyuurip, Blok Cepu mulai dilakukan. Malam ini, dua alat gas turbine generator dalam perjalanan menuju lokasi proyek engineering, procurement and construction (EPC) – 1 di Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Dari pantauan, dua alat tersebut diangkut menggunakan dua truk trailer dengan dikawal empat unit mobil patroli dari Polda Jawa Timur. Mobilisasi itu sempat berhenti beberapa kali untuk mengurai kemacetan. Karena peralatan maupun kendaraan pengangkut yang digunakan cukup besar.
Informasi yang diperoleh, dua alat pendukung produksi puncak minyak Banyuurip itu didatangkan oleh PT. Tripatra Engineers & Constructor, kontraktor pelaksana proyek EPC-1 Banyuurip. Peralatan tersebut didatangkan melalui kapal laut di pelabuhan Gresik, Jawa Timur, Senin (4/3/2013).
Kemudian peralatan itu diangkut menggunakan dua truk trailer melalui jalur darat. Dalam mobilisasi ini sempat beberapa kali transit. Dari Gresik mobilisasi berhenti sementara di Wilayah Kabupaten Lamongan. Kemudian dilanjutkan kembali dan berhenti sementara di Jembatan Timbangan di Desa Srtaurejo, Kecamatan Baurno, Bojonegoro.
Kemudian, malam ini mobilisasi dilanjutkan menuju lokasi proyek EPC-1 Banyuurip. Mobilisasi peralatan itu sengaja dilakukan malam hari untuk menghindari kepadatan arus lalu lintas disepanjang jalur yang dilewati. Beberapa petugas juga sudah disiapkan untuk memangkas dahan pohon disepanjang jalan yang menghalangi mobilisasi.
Direncanakan, pengangkutan alat itu akan masuk lokasi Banyuurip melalui akses road yang sudah dibangun Tripatra. Diperkirakan, peralatan masuk lokasi proyek pada dini hari nanti sekira pukul 04.00 wib.
Mobilisasi peralatan pendukung produksi malam ini merupakan yang pertama kali. Rencananya, masih ada belasan peralatan CPF yang akan didatangkan Tripatra ke lokasi Banyuurip.(had)