SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan – Di sepanjang jalan nasional Nguwok hingga Kalen, di wilayah kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur ratusan petani sedang memanen padi hasil musim tanam pertama (MT I). Agar lebih praktis memudahkan saat memanen padi, ratusan petani mengangkut padi hasil panen ke tepi jalan raya.
Di tepian jalan tersebut padi yang masih menempel di batangnya langsung diproses dengan mesin perontok. Terdapat tujuh sampai 10 orang yang bekerja merontokkan padi ini di setiap titik.
Saat musim panen, di wilayah Modo banyak huller keliling yang menawarkan jasa mendatangi petani di sawah agar bisa langsung memproses hasil panenan. Proses merontokkan padi dilakukan ditepi-tepi jalan raya.
“Langsung diselep (dirontokkan) disini saja, Mas. Biar praktis membawanya pulang,†ujar Sukandar, salah seorang petani yang sedang panen saat ditemui di tepi jalan setem;pat, Kamis (7/3/2013).
Walau terlihat praktis, kegiatan ini sangat mengganggu pengendara yang lewat. Selain memakan jalan, debu-debu akibat merontokkan padi bertebaran memenuhi jalan raya. Belum lagi para petani banyak membakar batang padi di tengah sawah yang asapnya cukup pekat berterbangan ke jalan raya. (tok)