SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Gara-gara marah dengan istri, Nur Sutakim (40), anggota TNI Angkatan Laut (TNI AL) membakar motor Vario miliknya. Akibat aksi ini warga di kawasan di Jalan Sunan Muria, Kelurahan Latsari, Kecamatan Kota, Kabupaten Tuban, Jawa Timur gempar dan sempat panik khawatir kebakaran merembet ke rumah lain, Rabu (13/3/2013).
“Saya tidak tahu penyebabnya, Mas, tiba-tiba saja tadi ada kebakaran. Banyak warga yang ke luar rumah,” terang salah satu warga di lokasi kejadian.
Sedangkan Kapolsekta Tuban, AKP Basir, menyatakan, pemicu kemarahan suami itu terjadi karena sudah kecapekan pulang kerja tidak dijemput oleh istrinya. Akibatnya, harus jalan kaki sampai rumah.
“Dia marah, karena selepas kerja dan kelelahan. Tidak ada istri di rumah dan harus berjalan kaki mencarinya,” terang AKP Basir, saat dikonfirmasi wartawan di lokasi kejadian.
Basir menambahkan, kejadian itu adalah masalah pribadi dan keluarga pelaku pembakaran. Tidak ada unsur pidana yang merugikan orang lain dalam kejadian ini.
Dia katakan, kemarahan sang suami kepada istri bermula karena tidak dijemput usai naik bus selepas perjalana pulang kerja dari Surabaya. Dia akhirnya harus jalan kaki ke rumahnya yang ada di Perum Bukit Karang, Kelurahan Karang, Kecamatan Kota, Tuban.
Sesampai di rumah, dia makin uring-uringan karena sang istri tidak ada di rumah. Sehingga, dia berjalan kaki sekitar 1,5 kilometer ke rumah salah satu familinya di Jalan Sunan Muria, Kelurahan Latsari, Tuban. Disinilah diduga terjadi cekcok hingga membakar motor Vario miliknya di halaman rumah.
Usai didatangi Kapolsek Kota dan anggota Polisi Militer (PM) di Tuban, Nur Sutakim meminta maaf kepada sejumlah warga yang ada di sekitar lokasi kejadian. Apabila terganggu dengan luapan kemarahannya.
“Maaf telah mengganggu ketentraman bapak-bapak. Tadi saya khilaf, sekali lagi saya minta maaf,” kata Nur Sutakim sambil pamit untuk masuk ke rumah. (edp)