SuaraBanyuurip.com – Eky Nurhadi
Bojonegoro – Turunnya harga bumbu masak membuat para pedang di Pasar Kota Bojonegoro, Jawa Timur bisa tersenyum lega. Karena sebelumnya dagangan mereka sepi pembeli karena harga berbagai bumbu masak di sejumlah kota sedang naik.
Bumbu masak yang saat ini turun yakni, bawang merah, turun menjadi Rp 35.000 per kilo gramnya (KG) dari sebelumnya seharga Rp40.000/Kg. Bawang putih turun Rp30.000 /kg dari sebelumnya Rp70.000 sampai Rp 80.000/kg. Â
Lasminah (55), salah satu pedang bumbu dapur di pasar Kota Bojonegoro, mengaku, senang dengan mulai turunnya harga-harga kebutuhan masak. Turunnya bumbu masak itu sejak dua hari terakhir.
“Lega mas, kalau harga bumbu sudah turun kembali,” ujar dia kepada suarabanyuurip.com, Jumat,(15/03/2013).Â
Dia mengungkapkan, melambungnya harga bumbu masak selama beberapa hari membuat para penjual banyak yang mengeluh karena merugi. “Pembelinya banyak yang mengeluh mas,” sambung dia.Â
Senada juga dikatakan Umi (47), pedagang lainnya. Dia saat ini kembali memasarkan dagangannya, seperti bawang, cabai dan telur. Sebelumnya Umi memilih menyimpan barang dagangannya karena pembelinya tidak ada lantaran harganya yang tinggi.
“Mulai hari ini saya pasarkan kembali, karena harganya sudah mulai turun,”ucap dia.
Selain bawang merah dan bawang putih turun, harga cabai saat ini juga ikut turun, sebelumnya perkilonya Rp 20.000 kini turun menjadi Rp10.000.
“Semua jenis lombok (cabai) harganya turun,” sambung dia menerangkan.
Dia berharap, agar harga bumbu masak terus menurun hingga kembali stabil.(had)