Petani Ditemukan Membusuk di Hutan

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Seminggu tak pulang kerumah, Supangat (62), petani asal Desa Sidotentrem, Kecamatan Bangilan, Tuban, Jawa Timur, ditemukan tewas dengan tubuh menbusuk, Sabtu (16/3/2013). Mayat lelaki itu tergelatk disalah satu hutan di Kawasan Desa Sidorejo, Kecamatan Kenduruan.

Mayat Supangat pertama kali ditemukan salah seorang penggembala sapi asal Desa Sidorejo. Saat itu, penggembala mencium bau busuk saat melintas dihutan jati setempat.

Untuk memastikan bau itu, pengembala kemudian mencari sumber bau. Dia kemudian menemukan mayat manusia yang tergeletak dengan kondisi membusuk.

“Warga mencium sumber bau tersebut, kemudian menemukan mayat tersebut sudah tergeletak dengan kondisi sudah rusak dan membusuk,” terang Kapolsek Kenduruan AKP Totok saat dikonfirmasi mengenai kejadian ini.

Awalnya, petugas dan warga tidak mengetahui identitas korban. Setelah diteliti berdasarkan ciri-cirinya, korban diketahui bernama Supangat, yang berasal dari Kecamatan Bangilan. Setelah dikonfirmasi kepihak keluarga, ternyata kakek ini sudah satu minggu tidak pulang. Korban juga diduga sudah mulai pikun sehingga tidak pulang kerumah.

Baca Juga :   Angkutan Pelajar Gratis Berhenti Sementara, Dishub Bojonegoro: Terkendala Administrasi

Usai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), jenazah langsung dibawa ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Dr R Koesma Tuban untuk diotopsi. Hasilnya tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan ditubuh korban.

“Tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan, diduga korban meninggal karena lapar,” tegas Totok.

Saat ini, jenazah sudah diambil keluarganya. Untuk dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Sidotentrem. (edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *