Banjir Bandang Susulan Ancam Kedungsumber

bandang

SuaraBanyuurip.comEky Nurhadi

Bojonegoro – Masyarakat Dusun Sugihan, Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, ketar-ketir dihantam banjir bandang lagi. Di samping tanggul sungai di desa setempat belum selesai diperbaiki, sekarang wilayah ini diguyur hujan deras.

“Ya takut, Mas, apalagi tanggulnya masih jebol akibat banjir kemarin malam,” kata Kepala Desa Kedungsumber, Didik Saputro, kepada SuaraBanyuurip.com di lokasi dapur umum, Senin (18/3/2013).

Dia memprediksi, jika hujan masih terus mengguyur bukan tidak mungkin banjir bandang kembali akan menerjang warganya.

“Kita sudah menyipakan tempat pengungsian di dekat makam. Lokasinya didataran tinggi,” sergah Didik.

Pada bagian lain, salah satu staff Dinas Pengairan Bojonegoro, Sapto Sumarsono, mengungkapkan, banjir bandang yang terjadi ini disebabkan tingginya curah hujan di wilayah selatan kota Bojonegoro yakni, di wilayah Kecamatan Gondang. Dengan curah hujan 176 mili liter per detik. Sedangkan biasanya rata-rata curah hujan hanya 100 mili liter per detik.

“Ini terjadi setiap lima tahunan sekali,” sambung Sapto disela-sela melakukan pengerukan lumpur yang menumpuk ditengah jalan Provinsi Bojonegoro – Nganjuk di Desa Kedungsumber.

Baca Juga :   AKP Harjo Reoni Temu Kangen Letting PSHT

Dia mengaku, belum bisa memperbaiki tanggul di enam titik di sepanjang Kali Sugihan yang jebol dihantam banjir. Karen selain air masih mengalir deras, sekarang ini dalam kondisi hujan deras.

“Kita belum bisa melakukan perbaikan. Hanya mengeruk lumpur dijalan agar transportasi lancar,” tegasnya.

Seperti diberitakan seblumnya, banjir bandang di Desa Kedungsumber yang terjadi, Minggu (17/3/2013) sekira pukul 18.00 1WIB kemarin, telah merusak 230 rumah. Jumlah rumah rusak berat dan perabot rumah tangga sebanyak 120 kepala keluarga (KK).

Ratusan rumah itu tersebar di lima RT. Kerusakan rumah paling banyak terdapat di RT. 10, 94 rumah, RT 11, 75 rumah, RT. 12, 36 rumah, RT. 13, 15 rumah, RT. 14 sebanyak 11 rumah.

Selain itu, tanaman padi seluas 20 hektar siap penen juga rusak diterjang banjir bandang. Banjir bandang ini terjadi akibat tanggul di 6 titik sepanjang sekira enam ratus meter di Kali Sugihan jebol. (had)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Baca Juga :   1.114 Warga Terdaftar Sebagai Pemohon HGB dan Hak Pakai Tanah Wonorejo Cepu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *