Proyek EPC-1 Serap 2.904 Naker

SuaraBanyuurip.comAthok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro – Jumlah tenaga kerja (Naker) yang terserap di proyek migas Blok Cepu terus bertambah seiring meningkatnya aktifitas proyek engineering, procurement and construction (EPC) Banyuurip yang berpusat di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Untuk proyek EPC-1 Banyuurip yang dikerjakan PT. Tripatra Engineers & Constructors, sampai saat ini ada sekitar 2.904 pekerja yang terlibat. Sebagian besar para pekerja itu adalah warga lokal Bojonegoro yang bekerja di pekerjaan semi skill dan unskill.  

“Jumlah tersebut dimungkinkan akan terus bertambah,” kata Juru Bicara PT. Tripatra Engineers & Constructors, Budi Karyawan kepada suarabanyuurip.com.

Disamping menyerap ribuan tenaga kerja lokal, sampai saat ini ada 54 sub kontraktor  dan 62  Vendor yang terlibat dalam proyek EPC – 1.

“Kalau ditotal semua ada  162 perusahaan yang terlibat dan  109 perusahaan diantaranya berasal dari lokal Bojonegoro,” pungkas Budi.

Untuk diketahui, disamping proyek EPC-1 Banyuurip yang membangun pusat fasilitas pemrosesan (central processing facility/CPF) minyak, ada dua paket EPC yang berpusat di Bojonegoro. Yakni EPC-2 Banyuurip yang mengerjakan pipanisasi darat 20 inci oleh PT. Inti Karya Persada Teknik dan PT Rekayasa Industri (Rekind) yang mengerjakan waduk buatan untuk injeksi puncak produksi Banyuurip sebesar 165 ribu barel per hari (bph) dan fasilitas pendukung lainnya masuk dalam paket EPC-5. (roz)

Baca Juga :   Pelanggan Jargas Klangon Keluhkan Tagihan Melonjak

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *