SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan – Harga bawang putih di sejumlah pasar tradisional di Lamongan, Jawa Timur mulai turun, sedangkan harga cabe mulai merangkak naik. Jika sepekan sebelumnya bawang putih mencapai Rp80.000 per Kg kini berkisar Rp30.000 per Kg, sedangkan cabe saat ini Rp40.000 dari sebelumnya berkisar Rp20.000 per Kg.
“Iya Mas, sudah sekitar tiga hari ini harga bawang turun Rp30 ribu perkilogram. Pembeli juga kembali ramai, “ tutur Tutik, pedagang bumbu di pasar Laren, Lamongan.Â
Berbeda dengan bawang putih, harga bawang merah turunnya tidak seberapa. Saat ini harga bawang merah masih di kisaran Rp40.000 per Kg.
“Karena harga cabe tinggi, banyak pembeli yang beli bijian, Mas,“ keluh Indrawati,  pedagang di pasar Babat. Â
Indrawati mengaku terpaksa melayani kemauan pembeli tersebut yang penting jualannya tetap laku. Indrawati dan beberapa penjual bumbu lainnya mengaku, tidak tahu kenapa harga cabe terus naik.
“Kabarnya karena banyak petani cabe yang gagal panen, tapi ya tidak tahu pastinya,“ terang Indrawati sambil mengharapkan harga cabe dapat segera normal.
Kabag Perekonomian Pemkab Lamongan, M Fais Junaedi, mengaku, bersyukur dengan turunnya harga bawang putih. “Harapan saya harga bawang putih akan dapat turun lagi karena pasokan bawang putih cukup melimpah,“ ujar Fais dihubungi via telepon. Sabtu (23/3/2013).
Tentang harga cabe yang melonjak, Fais mengharap harga cabe akan kembali normal. Naiknya harga cabe, menurut Fais, karena musim penghujan banyak petani cabe yang gagal panen sehingga stok cabe di pasaran terbatas.
“Untuk mengantisipasi mahalnya harga bumbu-bumbu dapur, sebaiknnya para ibu memanfaatkan pekarangan rumah ditanami bumbu dapur. Cara ini bisa memberikan keuntungan ekonomis. Apalagi menghadapi tingginya harga-harga bumbu dapur. (tok)