SuaraBanyuurip.com – Ririn W
Bojonegoro – Kebiasaan para pelajar menikmati fasilitas internet, terlebih saat membuka situs porno, bisa menyebabkan perilaku mereka menyimpang. Bahkan, mereka bisa mencontoh perbuatan yang ditontonnya di dunia maya tersebut.
Lebih dari itu, menurut Kasubbag Humas Polres Bojonegoro, AKP Subarata, banyak terjadi remaja hamil di luar nikah salah satunya seteah memanfaatkan kecanggihan teknologi internet.
“Mereka bisa bebas membuka video porno, dan itu penyebab terbesar terjadinya seks bebas,” tandas Subarata, saat dikonfirmasi SuaraBanyuurip.com di Mapolres Bojonegoro, Senin (25/3/2013).
Sedangkan sejumlah pelajar saat ditemui di sejumlah warung kopi yang memberi fasilitas Wifi gratis menyatakan, pernah membuka video porno melalui internet. Akan tetapi hal itu karena rasa ingin tahu belaka.Â
“Tidak sengaja Mbak, kalau lagi game online lewat labtop membuka website porno,” kata
Tri Santiko Andi Yahya, pelajar kelas 2 SMK Negeri II Bojonegoro.
Pelajar 16 tahun yang setiap hari ngopi di warung dekat bantaran Sungai Bengawan Solo ini mengaku, mulanya coba-coba melihat video tersebut. Tapi akhirnya ketagihan bahkan pernah mendownloadnya.
“Sekarang kapok, takut terangsang, dan melampiaskan sama pacar. Soalnya saya masih kecil,” sergahnya.
Dia akui, tidak pernah lagi membuka website berbau porno agar terhindar dari perbuatan tercela. Ditambah lagi telah mendapatkan pelajaran agama di sekolah maupun di rumah.
“Takut, tidak akan lihat itu-itu lagi,” pungkasnya. (rien)