Camat Gayam Desak MCL Segera Koordinasi

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro– Menunggaknya pembayaran pajak bumi dan bangunan (PBB) oleh operator sumur minyak Banyuurip, Blok Cepu, Mobil Cepu Ltd (MCL) membuat Camat Gayam, Bojonegoro, Jawa-Timur, Setyo Yuliono, melontarkan permintaan agar anak perusahaan ExxonMobil itu segera melakukan koordinasi dengannya, dan desa sekitar yang wilayahnya ada lahan MCL.

“Saya minta MCL segera melakukan koordinasi dengan Kecamatan Gayam dan perangkat desa sekitar yang ada hubungannya dengan pembayaran PBB. Agar, ada kejelasan pembayaran PBB tahun 2012 yang belum terbayar itu,” tegas Setyo Yuliono, Selasa (26/3/2013).

Maksud dan tujuan segera dilakukan koordinasi itu, lanjut Setyo Yuliono, agar perangkat desa tidak merasa bingung ketika PBB yang menjadi tanggungannya diminta untuk pelunasan. Lain itu terkait dengan kejelasan ferivikasi hak kepemilikan lahan yang sudah terbebaskan untuk kepentingan proyek Blok Cepu tersebut.

“Kalaupun PBB nya sudah dibayar, minimal perangkat yang bersangkutan deberi bukti pembayaran agar dibuat pelaporan di Kecamatan. Sehingga, setaf saya tidak saya suruh untuk menanyakannya,” tegas mantan Camat Ngasem tersebut.

Baca Juga :   Pertamina EP Kenalkan Migas di SMAN 1 Kenduruan

Seperti diberitakan sebelumnya, bahwa Field Public and Government Manager MCL, Rexy Mawardijaya, sejak  kemarin dimintai konfirmasi belum bisa memberikan keterangan yang jelas terkait dengan pembayaran PBB tersebut. Menurutnya, masih akan dikoordinasikan dengan pihak tim tanah. (sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *