Mobilisasi Dua Alat Pemboran PDSI Kesasar

alat kekasar

SuaraBanyuurip.com - Athok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro – Pengangkutan dua peralatan pemboran minyak Banyuurip, Blok Cepu, kesasar, Senin (27/3/2013). Dua peralatan yang rencananya dibawa ke lapangan minyak di Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, itu salah jalur menuju jalan Raya Bojonegoro – Nganjuk, tepatnya di Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Seharusnya mobilisasi itu melalui jalan Bojonegoro – Padangan. Namun diperkirakan, sampai di bundaran Kelurahan Jetak, Kecamatan Bojonegoro, dua unit trailer itu mengambil arah ke selatan menuju jalan Bojonegoro – Nganjuk hingga akhirnya terdampar di perbatasan Desa Sumbertlaseh – Ngumpakdalem, Kecamatan Dander selama beberapa jam.

“Sudah sejak siang tadi dua trailer itu berhenti di pinggir jalan Ngumpakdalem,” kata salah seorang warga Desa Ngumpakdalem, Samuel.

Dua trailer itu baru melanjutkan perjalan sekira pukul 19.15 WIB. Satu trailer sudah berhasil putar balik diperempatan Pasar Desa Ngumpakdalem. Karena kendaraan dan peralatan yang diangkut cukup besar, sempat membuat arus lalu lintas di wilayah ini macet.

Sedangkan satu unit trailer bernopol L 8724 AU yang memuat peralatan pemboran lebih besar  masih berusaha mencari tempat untuk putar dan balik arah. Tak ada pengawalan dari Satuan Lalu lintas (Satlantas) Polres maupun Dinas Perhubungan Bojonegoro dalam mobilisasi tersebut.

Belum diketahui secara pasti jenis peralatan yang diangkut tersebut. Namun, diperkirakan peralatan pemboran itu milik Pertamina Driling Servic Indonesia (PDSI), kontraktor Mobil Cepu Limited (MCL). Karena sekarang ini sumur minyak Banyuurip sedang dilaksanakan driling (pemboran).

“Miliknya Pertamina, mas. Mau dibawa ke Gayam,” ujar salah satu kenek mobil trailer ketika mengatur lalu lintas di Pasar Desa Ngumpakdalem.

Sementara itu, Field Public and Government Affairs Manager MCL, Rexy Mawardijaya, belum bisa memastikan dua trailer pengangkut alat pemboran itu milik PDSI.

“Saya akan cek dulu ya mas,” sambung Rexy dikonfrontir terpisah. (roz)

Baca Juga :   BLH Segera Koordinasi dengan EMCL

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *